Thursday, January 31, 2019

Muhammad Nabiku


Karya: Hengki Kumayandi

Engkau penerang zaman
Saat gulita menyelimuti bumi
Saat huru-hara merajai hari
Saat kezaliman menyebar ke negeri-negeri

Engkau kabarkan pada kami
Tentang perintah-perintah untuk berbakti
Tentang keagungan-Nya Yang Mahatinggi

Engkau perangi mereka yang memerangimu 
dan menghalangimu menyebar kabar
Hingga cahaya Islam mampu menyebar
Engkau rangkul mereka-mereka yang tersesat
Kau ajak menghadap-Nya untuk bertobat

Selawat untukmu
Salam untukmu
Nabi tercintaku

Thursday, January 24, 2019

Cara Pengecekan Plagiarisme Tulisan

Hasil gambar untuk plagiarism checker

Berikut dapat teman-teman gunakan websait di bawah ini bila teman-teman ingin mengetahui tingkat plagiat yang ada di dalam sebuah tulisan.


Silahkan klik saja tulisan berikut : Mengecek plagiarisme


Setelah teman-teman masuk ke websait di atas, silahkan copy tulisan temen-temen, kemudian paste di bagian kolom copy and paste, contohnya seperti pada gambar di bawah ini.





Ketentuanya, tulisan yang temen-temen copy tidak boleh lebih dari 1000 kata.

Berikutnya, klik saja tulisan Check Plagiarism seperti pada gambar berikut ini





Ketika sudah di klik, nanti akan muncul informasi mengenai tingkat plagiarisme dan tingkat keaslian tulisan yang teman-teman telah copy paste tadi.







Terimakasih dan sampai jumpa kembali.
Semoga bermanfaat

Thursday, January 10, 2019

Cerita Danau Toba dan Asal Usul Terjadinya



Kisah kali ini mempunyai cerita tentang asal usul terjadinya danau toba. Dahulu kala, di daerah yang sekarang disebut Sumatera Utara hiduplah seorang pemuda bernama Toba. Pemuda ini hidup sebatang kara dan cukup miskin. Setiap hari dia bertani untuk memenuhi kebutuhanya. Dan ketika dia memiliki waktu senggang, dia pergi memancing untuk mencari lauk. Si Toba adalah seorang pemuda yang rajin, namun dia belum juga memiliki isteri karena kehidupanya yang serba kekurangan. Sehingga terkadang dia sering dijadikan bahan hinaan oleh tetangganya. Namun si Toba tetap bersabar.

Hingga pada suatu hari, si Toba berniat memancing di sungai untuk mencari lauk. Diapun pergi membawa kail menuju sungai. Namun sepertinya hari itu dia sedang kurang beruntung. Karena sudah lama dia menunggu, belum ada satu ikan yang memakan umpanya. Dia hamper saja putus asa dan akan pulang. Namun tiba-tiba dia merasakan tarikan yang kuat pada pancingnya, umpanya di sambar ikan.

Dengan hati senang si Toba menarik pancingnya, dan seekor ikan yang cukup besar akhirnya dia dapat. Ikan itu memiliki sisik yang indah, bahkan dia belum pernah melihat ikan seindah itu sebelumnya. Dengan hati senang si Toba pulang ke rumahnya, dia membayangkan betapa lezatnya ikan itu nanti ketika dipanggang. Setelah sampai rumah, si toba menaruh ikan itu di dapur. Namun karena kayu bakarnya habis, dia pergi mencari kayu bakar dulu di hutan di dekat rumahnya.


Namun si Toba menjadi terkejut sekembalinya dari mencari kayu bakar. Karena ikan yang tadi dia taruh di meja dapur kini sudah tak ada, berganti menjadi beberapa keeping uang emas. Tentu saja si Toba sangat terkejut sekaligus senang karena uang emas yang dia temukan. Dia berniat segera pergi ke kamar untuk menyimpan uang itu. Namun lagi-lagi hal yang aneh membuat si Toba terkejut. Karena ketika dia membuka pintu kamar, dia melihat ada seorang perempuan yang sangat cantik tengah duduk di tempat tidurnya.


Melihat si Toba yang kebingungan, si wanita itu lalu menghampirinya. Dia menceritakan bahwa sesungguhnya dia adalah jelmaan dari ikan yang dia tangkap. Dia aslinya adalah seorang dewi, tapi karena suatu kesalahan dia dihukum dan dikutuk menjadi seekor ikan di bumi. Singkat cerita, si Toba akhirnya jatuh hati pada wanita itu. Dia berniat mempersunting wanita itu seagai isterinya. Ternyata wanita itu tak keberatan, namun dia memberikan satu syarat yang harus dipatuhi oleh si Toba. Yaitu.. si Toba tidak boleh sekalipun mengungkit atau menceritakan asal mula wanita itu adalah ikan. Si Toba menyanggupinya. ( Terima kasih anda sedang membaca legenda danau toba )

Setelah menikah, kehidupan si Toba kini menjadi lebih baik. Kemampuan ekonominya meningkat, dia kini bukan lagi orang miskin. Setelah setahun berlalu, akhirnya mereka dikaruniai seorang anak yang mereka beri nama Samosir. Samosir sangat dimanja oleh ibunya, sehingga hal tersebut menjadikan Samosir anak yang manja dan cukup nakal. Berkali-kali si Toa dibuat marah oleh ulah samosir, namun setiap kali dia ingat janjinya pada isterinya, dia berusaha menahan emosinya. Bahkan Samosir menjadi anak yang sangat malas dan sukanya hanya bermain-main saja. Setiap kali dia disuruh ibunya untuk mengantar nasi untuk ayahnya di sawah, dia selalu menolak. Hingga ibunya sendiri yang harus mengantarnya.


Namun pada suatu hari, samosir di suruh ibunya mengantar nasi untuk ayahnya ke sawah. Karena suatu alas an membuat ibunya tidak bisa mengantarnya. Karena terus dipaksa, dengan setengah hati Samosir mengantar makanan itu. Namun di tengah jalan dia melihat teman-temanya yang asik bermain. Karena tertarik, samosir akhirnya ikut dan lupa bahwa ayahnya sedang menunggu nasi yang dia bawa. Setelah capek bermain, dia merasa lapar. Lalu memakan bekal yang seharusnya dia bawa untuk ayahnya hingga tersisa sedikit.


Namun setelah dia kenyang, dia baru ingat bahwa bekal yang dia bawa adalah untuk ayahnya. Dia langsung pergi menemui ayahnya. Namun betapa terkejutnya si Toba, karena bekal yang diberikan padanya hanya berupa sisa. Karena merasa sangat lapar sebab bekal yang dia tunggu telat dating, ditambah rasa capek dan ulah samosir yang sudah keterlaluan, membuat Toba tak lagi bisa menahan emosi. Dia memarahi samosir habis-habisan, dan memukulnya dengan ranting. “Dasar anak nakal, anak bandel..!! Dasar anak ikan..!”. bentak Toba.


Mendengar itu, Samosir langsung menangis dan lari menemui ibunya di rumah. Si Toba sadar secara tak sengaja dia telah melanggar janji, dia berusaha mengejar Samosir. Sedangkan Samosir sudah sampai di rumah dan menceritakan semua yang dikatakan ayahnya pada ibunya. Mendengar penjelasan anaknya, ibunya merasa kecewa karena ternyata janji yang dibuat telah dilanggar. Dia segera menyuruh anaknya untuk pergi ke bukit dan memanjat pohon tertinggi di puncak bukit.


Samosirpun berlari hingga tiba di atas bukit, dan mendaki pohon tertinggi seperti perintah ibunya. Setelah itu, wanita itu pergi ke tepi sungai, dan terjun ke dalam sungai. Seketika itu, dia kembali berubah menjadi ikan yang sangat besar. Secara tiba-tiba, hujan lebat turun disertai angin dan Guntur. Air sungai juga meluap, banjir dimana-mana. Banyak orang yang tidak bisa menyelamatkan diri, termasuk si Toba. Kawasan itu berubah menjadi genangan air yang cukup luas, dan semua tenggelam di dalamnya. Kecuali sebuah bukit yang kini hanya terlihat sedikit bagian puncaknya.


Akhirnya, daerah itu menjadi sebuah danau yang cukup luas, yang kini kita kenal dengan nama Danau Toba yang berada di Sumatera Utara. Dan bukit kecil yang didaki oleh Samosir, kini menjadi sebuah pulau yang terletak di tengah-tengah danau, dan dikenal oleh penduduk sekitar dengan nama Pulau Samosir. Demikian kisah cerita rakyat legenda danau toba, terima kasih dan semoga bermanfaat. 


Baca Juga :

Cerita Keong Mas
Cerita Danau Toba dan Asal Usul Terjadinya  

Cerita Roro Jonggrang dan Candi Prambanan

LAPORAN AKTUALISASI NILAI - NILAI DASAR PNS







LAPORAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS
DI SDN DURI KOSAMBI 06 PAGI
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT








Disusun Oleh :
YAN FIRMANSYAH
NIP 198802152015041004








PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA
BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III
ANGKATAN 190 TAHUN 2016
  








BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Sebagai bentuk implementasi reformasi kepegawaian untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik, serta selalu mengedepankan kepentingan Negara dan masyarakat, diperlukan ASN yang profesional, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Maka dibentuklah peraturan baru tentang ASN tertuang dalam UU No. 5 Tahun 2014 sudah secara implisit menghendaki bahwa ASN yang umum disebut sebagai birokrat bukan sekedar merujuk kepada jenis pekerjaan, tetapi merujuk kepada sebuah profesi pengabdian untuk pelayanan publik. Fungsi ASN berdasarkan Pasal 10 UU No. 5 Tahun 2014 yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik, dan sebagai perekat dan pemersatu persatuan dan kesatuan bangsa.
Pada diklat prajabatan tahun 2015 ini, Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan inovasi dalam penyelenggaraan Diklat Prajabatan yang memungkinkan peserta diklat untuk mampu menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut pada tempat tugas atau tempat magang, sehingga peserta diklat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Dengan demikian, nilai-nilai dasar profesi PNS dapat terpatri kuat dalam dirinya sebagai abdi negara.Melalui pembaharuan Diklat Prajabatan ini diharapkan dapat menghasilkan PNS yang profesional, yang dewasa ini sangat dibutuhkan untuk mengelola segala prakondisi dan sumber daya pembangunan yang ada, sehingga dapat mempercepat peningkatan daya saing bangsa.
Oleh sebab itu, sebagai peserta diklat yang telah terbentuk dalam diklat pola baru ini, maka perlulah membuat laporan aktualisasi yang sesuai dengan tempat tugas masing-masing peserta diklat.Dalam hal ini, penulis melakukan aktualisasi di pelayanan bidang pendidikan sebagai guru kelas yang dilaksanakan di Duri Kosambi 06 Pagi.
Tanggung jawab guru sebagai pengajar, lebih menekankan kepada tugas dan fungsi dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran.Dalam tugas ini, guru dituntut memiliki kompetensi yang dapat mendukung tugas tersebut, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial. Guru harus berusaha untuk memperhatikan apa yang sudah ada, serta melakukan penyempurnaan cara pengajaran agar prestasi peserta didik dapat ditingkatkan.
Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, untuk mewujudkan pendidikan berkualitas, guru sebagai ASN perlu menanamkan nilai-nilai dasar profesi PNS agar terbentuk seorang guru yang profesional. Nilai-nilai dasar profesi PNS tersebut dikenal dengan akronim “ANEKA”, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.

1.2  Tujuan
Adapun tujuan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS yang penulis laksanakan di SDN Duri Kosambi 06 Pagi adalah sebagai berikut :
1.    Menginternalisasikan nilai-nilai ANEKA dalam diri sebagai seorang ASN.
2.    Mampu menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas sehingga memiliki tanggung jawab dan integritas terhadap apa yang dikerjakan.
3.    Mampu menerapkan nilai-nilai Nasionalisme sehingga bekerja atas dasar semangat nilai-nilai Pancasila.
4.    Mampu menerapkan nilai-nilai Etika Publik sehingga menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang harmonis.
5.    Mampu menerapkan nilai-nilai Komitmen Mutu sehingga mewujudkan pelayanan yang prima terhadap siswa maupun masyarakat.
6.    Mampu menerapkan nilai-nilai Anti Korupsi sehingga dapat mewujudkan sikap disiplin maupun menjaga kedisiplinan.
7.    Mewujudkan pelayanan publik di bidang pendidikan yang lebih baik lagi guna tercapainya tujuan pendidikan nasional.

1.3  Manfaat
Manfaat penulisan laporan aktualisasi nilai-nilai dasar di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini, antara lain sebagai berikut:
1.    Bagi Penulis
Mengetahui bentuk kegiatan dalam bekerja yang mengandung nilai-nilai dasar ANEKA (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi), serta untuk meningkatkan profesionalitas pegawai dalam bekerja.
2.    Bagi Pembaca
Sebagai bahan referensi untuk membantu pemahaman nilai-nilai dasar ANEKA (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi).
3.    Bagi Tempat Tugas (SDN Duri Kosambi 06 Pagi)
Sebagai salah satu bahan untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang pendidikan pada masyarakat.
4.    Bagi Institusi Badiklat
Sebagai bahan untuk mengembangkan proses belajar dalam kegiatan diklat yang akan datang.

1.4  Ruang Lingkup
Ruang lingkup aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS yang penulis lakukan, meliputi rancangan aktualisasi, tertib administrasi, dan pelayanan pendidikan terhadap peserta didik di unit kerja SDN Duri Kosambi 06 Pagi Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Aktualisasi ini menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS, yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki tusi sebagai guru kelas.

1.5 Profil Lembaga
            A.   Visi Sekolah
Unggul dalam prestasi berdasarkan Iman dan Taqwa
B.  Misi :
1)  Pembinaan karakter bangsa melalui kegiatan keagamaan;
2)  Melaksanakan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan;
3)  Pembinaan karakter bangsa melalui kamis sehat (senam masal pendidik dan tenaga kependidikan, Jum’at bersih dengan melakukan PSN);
4)  Melaksanakan kegiatan karakter bangsa melalui ekstrakurikuler;
5)  Melaksanakan kegiatan mendukung Program Global Warming (Go Green).

C.     Tugas Organisasi
Tugas dan fungsi organisasi SDN Duri Kosambi 06 Pagi, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.
               1.   Tugas Atasan Langsung
            Tugas Kepala Sekolah selaku atasan langsung, antara lain :
a.    Merumuskan, menetapkan, dan mengembangkan visi, misi, dan tujuan sekolah.
b.    Membuat Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).
c.    Menyusun pelaksanaan rencana kerja.
d.    Melaksanakan supervisi dan evaluasi.
e.    Melaksanakan tugas kepemimpinan sekolah.
                2.   Tugas Guru
a.    Menyusun program pengajaran.
b.    Melaksanakan penyajian program pengajaran
c.    Melaksanakan evaluasi belajar
d.    Melaksanakan analisis hasil evaluasi belajar
e.    Menyusun dan melaksanakan program perbaikan/remedial
f.     Melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Konseling
g.    Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. 


BAB III

RENCANA AKSI AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS


Menindaklanjuti kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar PNS di SDN Duri Kosambi 06 Pagi, langkah berikutnya adalah menyusun rencana aksi aktualisasi nilai dasar. Rencana aksi aktualisasi nilai dasar merupakan komitmen peserta untuk mempertahankan dan menentukan langkah ke depan setelah pelaksanaan aktualisasi sehingga semakin profesional dalam menjalankan tugas. Rencana aksi aktualisasi nilai dasar dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

No
Kegiatan/Tahapan
Kegiatan
Nilai-Nilai Dasar
Teknik Aktualisasi
1
Menggunakan aplikasi administrasi kelas
Komitmen Mutu
Dengan orientasi mutu, saya akan mempelajari aplikasi administrasi kelas dengan membaca berbagai referensi bacaan dengan benar
Anti Korupsi
Saya akan menggunakan aplikasi  administrasi kelas ini  dengan cermat sesuai fungsinya masing-masing
Etika Publik
Dengan komunikasi efektif, Saya akan menjelaskan manfaat dan fungsi  penggunaan aplikasi administrasi kelas dengan sikap yang santun dan bahasa yang baik dan benar.
2
Membuat blog sekolah
Anti Korupsi
Dengan pengamatan yang cermat dan teliti saya akan mempelajari dengan tekun cara pembuatan blog dengan benar.
Etika Publik
Dengan komunikasi efektif, saya akan meminta izin kepada kepala sekolah untuk membuat blog sekolah
Komitmen Mutu
Dengan bertanggung jawab, saya akan mengupload satu persatu informasi yang bermanfaat yang terkait dengan kegiatan yang dilakukan sekolah dalam beberapa kurun waktu tertentu.


Nasionalisme
Dengan penggunaan data yang benar, Saya akan membuat akun sekolah dengan data yang benar dan sesuai sehingga tidak merugikan pihak manapun yang terkait dengan sekolah, baik itu warga sekolah ataupun masyarakat pada umumnya.
3
Penggunakan metode brain gym untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa
Etika Publik
Dengan komunikasi yang efektif, saya akan menjelaskan rencana kegiatan meningkatkan konsentrasi belajar siswa dengan menggunakan metode brain gym kepada Kepala Sekolah dan meminta persetujuan untuk melaksanakannya
Akuntabilitas
Dengan pengamatan yang seksama, saya akan mengamati gerakan-gerakan yang dilakukan siswa.
Komitmen Mutu
Dengan penguatan dan pemberian koreksi, saya akan membenarkan gerakan siswa yang masih salah dan memberikan penguatan pada siswa yang sudah melakukan brain gym dengan gerakan yang  benar
Nasionalisme
Dengan pengaturan/manajemen waktu yang baik, saya akan membatasi pelaksanaan brain gym adalah 5 menit untuk setiap kali dilakukan pada saat jeda proses pembelajaran.


Menyetujui
Mentor/Atasan Langsung,



Maryani, M.M.Pd.       
NIP. 1970022720012001             
Jakarta, Juli 2016
Peserta,



Yan Firmansyah
NIP 198802152015041004


Mengetahui
Kepala Bidang Diklat Penjenjangan
Badan Diklat Provinsi DKI Jakarta




SITI MARYAM.S.H,. M.Pd.
NIP 19610627199122001


BAB IV
PENUTUP
                                                                                
A.     KESIMPULAN
Nilai – Nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi menjadi dasar bagi Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas-tugas dan kewajiban dalam instansi kerja. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan prajabatan pola baru yang lebih menekankan pentingnya internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerja, diharapkan adanya aparatur negara yang profesional serta menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar mencerminkan seorang aparatur dalam melaksanakan pelayanan publik. Sehingga citra negatif yang selama ini berkembang secara perlahan hilang dan menjadikan citra publik yang kembali baik.
Sebagai pelayan publik kita harus bekerja dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dengan menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi kualitas pelayanan akan menjadi semakin baik, karena menjadi modal dasar untuk setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan berorientasi pada perbaikan terhadap mutu pelayanan yang berkesinambungan dan bebas dari korupsi dan bersama-sama untuk membangun bangsa

B.    SARAN
Dalam kesempatan ini saya sebagai peserta Diklat Prajabatan yang bertugas di SDN Duri Kosambi 06 Pagi memberikan saran kepada Kepala SDN Duri Kosambi 06 Pagi untuk senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA dengan sungguh-sungguh, menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik juga hendaknya senantiasa memberikan dorongan dan bimbingan yang bersifat membangun baik itu dari segi kualitas lulusan siswanya sendiri maupun dalam bidang inovasi data dan lebih jauh lagi keunggulan dalam bidang sarana dan prasarana sekolah untuk tetap menjaga dan mempertahankan komitmen serta kinerja yang selama ini menurut penilaian saya sudah sangat bagus dalam mengemban dan melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah.
Kepada teman-teman guru dan karyawan di SDN Duri Kosambi 06 Pagi untuk selalu melaksanakan dan berkomitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar kompetensi guru yang sudah dimiliki tidak luntur serta Target Operasional Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat terwujud. Penulis yakin bahwa setiap pekerjaan dan tugas apabila dilaksanakan dengan dilandasi nilai-nilai dasar ANEKA maka loyalitas sebagai Aparatur Sipil Negara akan membawa perubahan yang positif yang mengarah pada tercapainya cita-cita bangsa.


DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Aktualisasi: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Akuntabilitas: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Nasionalisme: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Etika Publik: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Komitmen Mutu: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2015. Anti Korupsi: Modul Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Republik Indonesia, 2014. Undang-Undang Apararatur Sipil Negara No. 5, Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia, 2003. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20, Jakarta: Sekretariat Negara.





Artikel Terkait

Kumpulan administrasi kelas SD / MI Kelas 1 - 6 tahun pelajaran 2019/2020

s 1, kelas 2, ompetasar, KTSP, Kurikulum 2013. Salam Pendidikan Sahabat guru yang berbahagia,  pada artikel kali in...

My photo
Guru Sekolah Dasar sejak Tahun 2015 di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta