
Tips dan Trik Mengerjakan Soal Penalaran Numerik - Kali ini
aku bakal bahas cara mengerjakan soal penalaran numerik yang berupa soal
aljabar maupun soal deret.
Pernahkah menemukan contoh soal seperti ini?
8, 20, 32, 44, 56, …
atau
E, E, A, E, E, B,… ?
pada soal diatas termasuk contoh soal penalaran numerik
yakni soal baris dan deret. Soal baris dan deret yang ada di soal penalaran
numerik itu banyak banget jenisnya. trik untuk mengerjakan soal seperti gini
harus menemukan polanya terlebih dulu.
1. Barisan
Bertingkat
Pada soal ini, dapat dikatakan barisan ini paling gampang
menjawabnya. Kunci untuk menemukan perbedaan setiap barisan adalah dengan
menemukan tahu polanya.
Contoh.
7, 18, 29, 40, 51,…
pada soal deret ini telah terlihat jika a = +11, jadi jawabannya
sudah pasti 62.
Selain itu, ada juga deret angka yang pola tiap loncatannya
berbeda dari satu angka ke angka berikutnya.
Namun bedanya tidak akan terlalu jelimet, misalnya pola angka keliapatan
2 (+2, +4, +6, .....) atau rentang hitungan
deret angka yang sama (+10 ) dan lainnya.
Kuncinya mengerti pola, kalo sudah begitu mengerjakan soal
seperti ini akan terselesaikan dalam hitungan detik.
Contoh :
1, 5, 11, 19, 29,…
perbedaan deret tersebut adalah +4, +6, +8, +10. Dari sini
sudah kelihatan polanya, jadi sudah dapat diketahui bahwa angka selanjutnya
harus ditambah 12, sehingga hasilnya adalah 41.
2. Barisan
Fibonacci
Barisan ini ialah soal yang nilai tiap sukunya ialah jumlah
dari dua suku sebelumnya. Suku yang pertama dan kedua ialah nilai awal untuk
barisan Fibonacci tersebut.
Contoh : 2, 5, 7, 12,…
Jawab :
2+5 = 7
5+7 = 12
7+12 = 19
Jadi angka selanjutnya untuk deret tersebut adalah 19.
3. Barisan
Larik
Nah pada barisan larik ini lumayan agak rumit dan
membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mencari polanya. Yah kalo dapat soal
kayak gini, berharap saja semoga cuman ada dua larik saja dalam satu baris
soalnya.
Kalo kebetulan ketemu lebih dari dua, ya tidak apa sih,
cuman lumayan mesti benar-benar mencari polanya yang pas aja. Karna terkadang
ada yang polanya jelimet.
Nah kalo polanya sudah repot trus ada tiga larik, waktu
yang diperlukan otomatis lebih banyak.
Terkadang kita gak bisa memilah bahwa soal ini termasuk
soal barisan larik. Terus bagaimana dong caranya mengetahui kalo itu soal
barisan larik.
Begini:
“Kalo dalam satu barisan ada dua angka yang sama,
kemungkinan besar itulah soal barisan larik.”
Contoh:
6, 6, 11, 12, 16, 18
Langkah pertama pisahkan dulu lariknya
6,…,11,…,16,… (a = +5)
…,6,…,12,…18 (kelipatan 6)
nah sudah ketahuan dari pola tersebut kalau lanjutan
barisannya adalah 21, 24.
Catatan:
“Ada juga soal barisan larik yang tidak punya dua angka
sama dalam satu barisan.”
Kuncinya ya lagi-lagi harus cari polanya lebih dulu.
Contoh :
8, 4, 4, 6, 2
Jawabannya:
8,…,4,…,2 (a = :2)
…,4,…,6,… (a = +2)
Kelanjutan barisannya adalah 8, 1.
Ingat:
“Larik yang ada harus diisi selang-seling.”
kalo jawabannya yu isi 1, 8, tamat deh udah
4. Barisan
Suka-Suka
terkadang ditemukan barisan yang bedanya gak ketebak. Tapi
pas kita lihat polanya pasti langsung ketahuan jawabannya. Kebanyakan barisan
yang kayak ini menggunakan huruf.
Contoh 1 :
D, D, A, D, D, B, .....
Pada contoh tersebut polanya mengulang huruf D dua kali
kemudian jeda satu huruf abjad yang berurutan.
Jawabannya:
D, D, C, D, D, D, dst.
Contoh 2:
R, Q, O, P, N, M, K, L, J, I.
Jawabannya:
Pola seperti ini lumayan ruwet.
Jadi kalo yu sadar sebenarnya ini soal dengan urutan abjad
kebalik dengan dua abjad dibalik selang dua abjad.
I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R -->
R, Q, O, P, N, M, K, L, J, I, G, H
so lanjutan barisan tersebut adalah G, H.
Soal yang seperti ini adalah soal odong-odong bukan? Soal
yang bikin pala jadi pening.
Latihan Soal!
1. 1, 3, 9, 21, 63,
…, ....
a. 92, 106
b. 189, 440
c. 92, 567
d. 189, 567
2. A, B, B, C, C, D,
...., ....
a. C, D
b. D, D
c. D, E
d. E, E
3. 7, 9, …, 19, 27, 37
a. 11
b. 13
c. 15
d. 10
4. S, O, R, M, O, R
a. G
b. J
c. I
d. L
5. E, S, O, S, Y, …
a. V
b. W
c. S
d. Y
Sebenarnya mengerjakan soal penalaran numerik sangat
menyenangkan, jika kita telah bisa mengetahui pola dari barisan yang ada.
Kunci agar bisa lincah mengerjakan soal seperti gini cuman
satu yakni “Banyak latihan”.
Yups, semakin banyak latihan akan semakin mudah
memahamipola soal numerik, pun semakin paham polanya maka semakin cepat pula
mengerjakan soalnya, hingga waktu yang yu habiskan cuman sedikit saja.

