Monday, December 9, 2019

PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING (PENGERTIAN, PELAKSANAAN, DAN MANFAAT)

Pelaksanaan, contoh, aplikasi, praktik, kegiatan Pembelajaran Berbasis E-Learning (Pengertian, Pelaksanaan, dan Manfaat) di kelas, di sekolah,

Pengertian E-Learning


E-Learning merupakan proses pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan alat-alat elektronik. Alat etektronik tersebut meliputi laptop, PC, internet, wifi, LAN, tablet, Televisi, Radio, dan handphon dalam menyampaikan materi maupun menerima materi pembelajaran, tanya jawab materi, bimbingan, dan diskusi.

Sebagian orang bahkan memahaminya sebagai suatu aplikasi pendidikan yang dilakukan secara jarak jauh dalam dunia maya dengan penggunaan media internet.

Rosenberg (2001) memandang e-learning sebagai solusi dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman, menurutnya e-learning diterapkan dengan penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.

Kata kunci dari e-learning ini dapat dijabarkan dari kosakatanya yakni “e” berarti elektronik dan “learning” bermakna pengajaran. Oleh sebab itu, hakikat dari e-learning yaitu pendidikan yang dilakukan dengan penggunaan internet.

Bahkan pada beberapa temuan, e-learning dikenal pula dengan istilah pembelajaran berbasis IT.

Adapun filosofis e-learning menurut Cisco (2001) terbagi menjadi empat bagian.
1.    E-learning merupakan penyampaian informasi, pendidikan, pelatihan, komunikasi, secara on-line;
2.    E-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat memperkaya nilai belajar secara konvensional (kajian terhadap buku teks, model belajar konvensional, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan globalisasi;
3.    E-learning tidak berarti menggantikan model belajar konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui pengayaan isi dan pengembangan teknologi pendidikan;
4.  E-learning kapasitas mahasiswa amat bervariasi tergantung pada bentuk isi dan cara penyampaiannya. Semakin baik kesesuaian diantara konten dan alat penyampai dengan keinginan belajar, maka akan sangat baik kemamapuan siswa yang pada akhirnya akan mendapatkan hasil yang sangat baik pula.

Aplikasi Pembelajaran Berbasis E-Learning

Pembelajaran berbasis elektronik (e-learning) dapat dilaksanakan kedalam dua kegiatan, yakni pembelajaran secara formal dan pembelajaran secara non formal/informal.

E-learning secara formal dilaksanakan berdasarkan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan evaluasi yang telah terlebih dahulu disusun dan diatur dengan jadwal yang jelas dan disepakati dalam hal ini pengajar dengan pembelajar. Pembelajaran seperti ini pelaksanaannya ada yang berupa tatap muka (dalam kelas) ada pula yang jarak jauh (online).

Secara informal, e-learning diaplikasikan dengan interaksi antara pengajar dengan pembelajar secara sederhana, misalnya pembelajaran dilaksanakan melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi.

Manfaat Pembelajaran Berbasis E-Learning

Ada banyak manfaat yang didapatkan ketika melaksanakan proses pembelajaran berbasis e-learning, secara sederhana dapat diketahui sebagai berkut.

1.    Fleksibilitas

Berbeda dengan pembelajaran konvensional yang menuntu siswa untuk hadir di dalam kelas berjam-jam, e-learning justru memberikan kebebasan atau lebih tepatnya fleksibil dalam menentukan atau memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran sesuai dengan keinginan siswa.

E-learning dapat diakses dimana saja sesuai kebutuhan dengan syarat akses internetnya terhubung. Pembelajaran bisa dengan memanfaatkan PC, leptop, bahkan bisa dengan menggunakan telepon seluler. Dibeberapa tempat umum seperti bandara, stasiun kereta, cafe, dan ruang terbuka seperti taman kota saat ini banyak terhubung dengan internet gratis. Dengan demikian dalam perjalananpun pembelajaran dapan dilaksanakan dengan cukup mudah.

2.    Independent Learning

Pembelajaran ini dapat memberikan kesempatan pula bagi seorang pembelajar untuk memegang kendali atas keberhasilan belajarnya masing-masing. Artinya dengan adanya kebebasan pembelajaran inilah, maka seorang yang belajar dapat menentukan kapan akan memulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam modul yang ingin dipelajari terlebih dulu.

Mungkin belajar dapat dilakukan dengan memilih topik-topik yang menarik minatnya terlebih dulu, atau bisa juga melewati beberapa bagian yang ia anggap sudah dikuasai. Kemudahannya, jika merasa kesulitan dalam memahami bagian materi tertentu, ia dapat dengan mudah mengulang kembali materi sampai ia mampu memahaminya.

3.    Anggaran Biaya

Banyak biaya yang dapat dipangkas dengan pembelajaran berbasis e-learning. Biaya yang dimaksud tidak hanya melulu finansial, akan tetapi juga dari segi nonfinansial. Biaya transportasi misalnya, biaya administrasi, biaya akomodasi, biaya makan sehari-hari dan biaya lainnya.


No comments:

Post a Comment

Artikel Terkait

Kumpulan administrasi kelas SD / MI Kelas 1 - 6 tahun pelajaran 2019/2020

s 1, kelas 2, ompetasar, KTSP, Kurikulum 2013. Salam Pendidikan Sahabat guru yang berbahagia,  pada artikel kali in...

My photo
Guru Sekolah Dasar sejak Tahun 2015 di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta