Pelaksanaan, contoh, aplikasi, praktik, kegiatan Pembelajaran Berbasis E-Learning (Pengertian, Pelaksanaan, dan Manfaat) di kelas, di sekolah,

Pengertian E-Learning
E-Learning merupakan proses pembelajaran yang dilakukan dengan
menggunakan alat-alat elektronik. Alat etektronik tersebut meliputi laptop, PC,
internet, wifi, LAN, tablet, Televisi, Radio, dan handphon dalam menyampaikan
materi maupun menerima materi pembelajaran, tanya jawab materi, bimbingan, dan
diskusi.
Sebagian orang bahkan memahaminya sebagai
suatu aplikasi pendidikan yang dilakukan secara jarak jauh dalam dunia
maya dengan penggunaan media internet.
Rosenberg
(2001) memandang e-learning sebagai solusi dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman, menurutnya e-learning diterapkan dengan penggunaan
teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan
pengetahuan dan keterampilan.
Kata kunci dari e-learning ini dapat dijabarkan dari kosakatanya yakni “e” berarti elektronik dan “learning”
bermakna pengajaran. Oleh sebab itu, hakikat dari e-learning yaitu pendidikan yang dilakukan
dengan penggunaan internet.
Bahkan pada beberapa temuan, e-learning dikenal pula dengan istilah pembelajaran berbasis IT.
Adapun filosofis e-learning menurut Cisco (2001) terbagi menjadi empat
bagian.
1. E-learning merupakan penyampaian informasi, pendidikan,
pelatihan, komunikasi, secara on-line;
2. E-learning menyediakan seperangkat alat yang dapat
memperkaya nilai belajar secara konvensional (kajian terhadap buku teks, model
belajar konvensional, CD-ROM, dan pelatihan berbasis komputer) sehingga dapat
menjawab tantangan perkembangan globalisasi;
3. E-learning tidak berarti menggantikan model belajar
konvensional di dalam kelas, tetapi memperkuat model belajar tersebut melalui
pengayaan isi dan pengembangan teknologi pendidikan;
4. E-learning kapasitas
mahasiswa amat bervariasi tergantung pada bentuk isi dan cara penyampaiannya. Semakin baik kesesuaian diantara konten dan alat penyampai dengan keinginan belajar,
maka akan sangat baik kemamapuan siswa yang pada akhirnya akan mendapatkan hasil
yang sangat baik pula.
Aplikasi Pembelajaran Berbasis E-Learning
Pembelajaran berbasis elektronik (e-learning)
dapat dilaksanakan kedalam dua kegiatan, yakni pembelajaran secara formal dan
pembelajaran secara non formal/informal.
E-learning secara formal dilaksanakan berdasarkan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan evaluasi yang telah terlebih dahulu disusun dan diatur dengan jadwal yang
jelas dan disepakati dalam hal ini pengajar dengan pembelajar. Pembelajaran
seperti ini pelaksanaannya ada yang berupa tatap muka (dalam
kelas) ada pula yang jarak jauh (online).
Secara informal, e-learning diaplikasikan dengan interaksi antara pengajar
dengan pembelajar secara sederhana,
misalnya pembelajaran dilaksanakan melalui sarana mailing list,
e-newsletter atau website pribadi.
Manfaat Pembelajaran Berbasis E-Learning
Ada banyak manfaat yang didapatkan ketika melaksanakan proses
pembelajaran berbasis e-learning, secara sederhana dapat diketahui sebagai berkut.
1. Fleksibilitas
Berbeda dengan pembelajaran konvensional yang menuntu siswa untuk hadir di dalam kelas berjam-jam, e-learning justru memberikan kebebasan atau lebih tepatnya fleksibil dalam menentukan atau memilih waktu dan tempat untuk mengakses
pelajaran sesuai dengan keinginan siswa.
E-learning dapat
diakses dimana saja sesuai
kebutuhan dengan syarat akses internetnya terhubung. Pembelajaran bisa dengan
memanfaatkan PC, leptop, bahkan bisa dengan menggunakan telepon seluler. Dibeberapa
tempat umum seperti bandara, stasiun kereta, cafe, dan ruang terbuka seperti
taman kota saat ini banyak terhubung dengan internet gratis. Dengan demikian
dalam perjalananpun pembelajaran dapan dilaksanakan dengan cukup mudah.
2. Independent Learning
Pembelajaran ini dapat memberikan kesempatan pula bagi seorang pembelajar untuk
memegang kendali atas keberhasilan belajarnya masing-masing. Artinya dengan adanya kebebasan pembelajaran inilah, maka seorang yang belajar dapat menentukan kapan
akan memulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian
mana dalam modul yang ingin dipelajari
terlebih dulu.
Mungkin belajar dapat dilakukan dengan memilih topik-topik yang
menarik minatnya terlebih dulu, atau bisa juga melewati
beberapa bagian yang ia anggap sudah dikuasai. Kemudahannya, jika merasa kesulitan dalam memahami bagian materi tertentu, ia dapat dengan mudah
mengulang kembali materi sampai
ia mampu memahaminya.
3. Anggaran Biaya
Banyak
biaya yang dapat dipangkas dengan pembelajaran
berbasis e-learning. Biaya yang dimaksud tidak hanya melulu finansial, akan tetapi juga dari segi nonfinansial. Biaya transportasi
misalnya, biaya administrasi, biaya akomodasi, biaya makan sehari-hari dan
biaya lainnya.

No comments:
Post a Comment