Setiap kita punya pola yang bisa tersampaikan lewat kata. Namun manakala kata tak pernah sampai pada laku nyata, ia hanya akan tersimpan sebagai sebuah teori. Dan di sinilah tempat saya menuliskannya.
Sunday, June 30, 2019
VIDEO PEMBELAJARAN SD KURIKULUM 2013
VIDEO PEMBELAJARAN SD DI YOUTUBE
1. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku & Teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=qKCl8Yw4-H4
2. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku&teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=0FBiM5y6b0o&list=PLJ-VnbQvXt7nmzaZUNCjyFF6t4lL4N6GM
3. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Kegiatanku Kegiatan Sore Hari: https://www.youtube.com/watch?v=1dojClaUEmg
4. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Selalu Berhemat Energi Macam macam Energi P 02: https://www.youtube.com/watch?v=6vZb9mfXcSI
5. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Pahlawanku Sikap Kepahlawanan: https://www.youtube.com/watch?v=u-hkR78YogU
6. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Berbagai Pekerjaan Jenis jenis Pekerjaan: https://www.youtube.com/watch?v=gPWDgHIgYno
7. Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 1 Indahnya Kebersamaan: https://www.youtube.com/watch?v=_XVV8Rlgs4M
8. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Kegemaranku- Gemar Bernyanyi: https://www.youtube.com/watch?v=fwCkKYdhEBc
9. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku&teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=0FBiM5y6b0o
10. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Berbagai Pekerjaan Pekerjaan Di Sekitarku: https://www.youtube.com/watch?v=0Rr-CcOCdyE
11. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Keluargaku Anggota Keluargaku: https://www.youtube.com/watch?v=R7VOMFANAVM
12. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Kegemaranku Gemar Berohlahraga: https://www.youtube.com/watch?v=8QKkCypAzSw
13. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 1 Keluargaku Kebersamaan Dalam Keluarga: https://www.youtube.com/watch?v=gIuXd0UKevM
14. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Merawat Tubuhku: https://www.youtube.com/watch?v=-4bqVP60tN4
Baca Juga:
Kurikulum SD
Administrasi Lengkap Kurikulum 2013
Kumpulan Perangkat Pembelajaran SD, SMP, dan SMA
Kumpulan Administrasi Kelas 6 SD Kurikulum 2013
Kumpulan Administrasi Kelas 4 SD Kurikulum 2013
Kumpulan Administrasi Kelas 1 - 6 Kurikulum 2013
Video Pembelajaran SD Kurikulum 2013
Kumpulan Aplikasi Raport Kurikulum 2013
Thursday, June 27, 2019
Keterampilan Membaca Menggunakan Metode Observasi, Inkuiri, dan Diskoveri
Metode : Metode yang digunakan adalah
observasi, inkuiri, dan diskoveri
Media : Media yang dipakai wacana dan
lembar evaluasi
Contoh Wacana:
Jam Tangan Pengukur Tensi
Penemuan
baru berteknologi tinggi telah dikembangkan oleh sebuah perusahaan alat
kedokteran di Singapura. Perusahaan tersebut berhasil menciptakan jam tangan
yang bisa mendeteksi tekanan darah tanpa menimbulkan nyeri maupun rasa tak
nyaman.
Menurut
Health STATS International, sebuah sensor kecil diletakkan di sisi bawah jam
tangan tersebut. Apabila arloji dilingkarkan di pergelangan tangan, sensor
tersebut letaknya tepat di atas arteri (pembuluh darah nadi). Lalu, sensor
tersebut akan mencatat pulsasi arteri dan mengubahnya dalam bentuk data yang
bisa dibaca.
Berbagai
data bisa tercatat dari sensor itu. “Mulai ukuran tekanan darah dan polanya,
rata-rata tekanan arteri, pola pulsasi dan detak jantung,” ungkap dr. Ting
Choon Meng, penemu jam tangan berteknologi canggih itu. Informasi yang
dikumpulkan tersebut bisa digunakan sebagai indikasi adanya suatu penyakit.
Seperti, kemungkinan stroke atau perlunya memeriksakan kondisi jantung lebih
lanjut.
(Sumber: Jawa Pos, 24 Januari 2005, dengan pengubahan)
(Sumber: Jawa Pos, 24 Januari 2005, dengan pengubahan)
Evaluasi :
1)
Sebelum Anda membaca, amati judul, jumlah
paragraf, nama atau kata kunci, dan sumber wacana . tuliskan hasil baca sekilas
Anda di tempat yang tersedia.
a)
Judul wacana: Jam Tangan Pengukur Tensi
b)
Jumlah paragraf: Tiga paragraf
c)
Nama dan kata kunci: Teknologi sensor
d)
Sumber wacana: Jawa Pos, 24 Januari 2005, dengan pengubahan
2)
Baca secara cepat, kemudian rumuskan
pertanyaan tentang isi wacana dengan kata tanya apa, untuk apa, mengapa, dan
bagaimana?
a)
Apa judul wacana diatas?
b)
Untuk apa sensor kecil diletakan di sisi bawah jam tangan
tersebut?
c)
Mengapa sensor diletakan tepat diatas arteri?.
d)
Bagaimana cara kerja jam berteknologi canggih itu?
3)
Baca dalam hati wacana di atas. Kemudian
jawab pertanyaan berikut ini. Komunikasikan jawaban Anda dalam kelompok.
a)
Paragraf pertama mengungkapkan : Tentang
penemuan baru teknologi tinggi yang telah dikembangkan oleh perusahaan alat
kedokteran di Singapura.
b)
Paragraf kedua mengungkapkan : Sebuah sensor
kecil yang diletakan dibawah jam tangan.
4)
Sebutkan dua perbedaan yang Anda temukan dari
kedua paragraf di atas?
a)
Paragraf pertama tentang penemuan baru teknologi tinggi
yang telah di kembangkan perusahaan alat kedokteran di Singapura
b)
paragraf kedua tentang sensor kecil yang diletakan
dibawah arloji dan fungsi sensor tersebut sebagai pencatat pulsasi arteri.
5)
Tuliskan isi ringkas wacana di atas dengan
kalimat Anda !
Penemuan baru berteknologi tinggi telah
dikembangkan oleh sebuah perusahaan alat kedokteran di Singapura. Menurut
Health STATS International, sebuah sensor kecil diletakkan di sisi bawah jam
tangan tersebut. Apabila arloji dilingkarkan di pergelangan tangan, sensor
tersebut letaknya tepat di atas arteri (pembuluh darah nadi). Berbagai data
bisa tercatat dari sensor itu. “Mulai ukuran tekanan darah dan polanya,
rata-rata tekanan arteri, pola pulsasi dan detak jantung,” ungkap dr. Ting Choon
Meng, penemu jam tangan berteknologi canggih itu.
6)
Tuliskan kata-kata yang mendapat imbuhan me-kan,
di-kan, me-, pe-, ber-!
Me-kan
|
di-kan
|
Me-
|
Pe-
|
Ber-
|
1Menciptakan
|
Dikembangkan
|
Mendeteksi
|
Penemu
|
Berteknologi
|
2Menimbulkan
|
Diletakan
|
Mencatat
|
Penyakit
|
Berbagi
|
3Menemukan
|
Dilampirkan
|
Membaca
|
Pembuluh
|
Berhasil
|
4Memeriksakan
|
Digunakan
|
Mengubah
|
Pergelaran
|
Berbagai
|
7)
Buat kalimat dengan kata temuan Anda 1 ambil
satu kata saja dari imbuhan yang ada!
Penemuan baru
berteknologi tinggi telah dikembangkan sebuah alat kedokteran di Singapura,alat
yang didapatkan yaitu berupa jam tangan yang dapat mendeteksi tekanan darah
tanpa menyebabkan nyeri maupun rasa tak nyaman.
8) Pilih satu wacana yang menarik perhatian
Anda. Kemudian buat ringkasan atau ikhtisarnya. Sampaikan hasilnya di kelas.
Teman Anda boleh memberi penilaian berdasarkan tabel di bawah ini.
No
|
Nama
|
Vokal
|
Ekspresi
|
Gerak tubuh
|
Penguasan Materi
|
1
|
James
|
80
|
75
|
82
|
85
|
2
|
Teguh
|
78
|
80
|
75
|
78
|
3
|
Selviana
|
80
|
80
|
80
|
85
|
4
|
Rina
|
80
|
78
|
78
|
80
|
5
|
Karmila
|
80
|
75
|
78
|
80
|
Wednesday, June 26, 2019
Surat Edaran Persyaratan Pemberkasan PPG Tahap 2 Tahun 2019
Berikut ini surat edaran keputusan hasil pretes PPG tahap 2 untuk provinsi DKI Jakarta. Beberapa persyaratan sepertinya sama dengan pada pemberkasan PPG sebelumnya namun perbedaannya pada ceklis datanya saja.
Surat Edaran Persyaratan Pemberkasan PPG tahap 2 Tahun 2019
Untuk persyaratan berikutnya pada tahap 3 atau 4 dan seterusnya kemungkinan akan sama saja atau jika ada perubahan hanya ada sedikit saja.
Lulus Pretest Program Profesi Guru adalah gerbang awal untuk menjalankan proses pendidikan propesi bagi guru-guru yang sudah mengajar minimal dari tahun 2015. Pada pelaksanaannya, setiap guru akan menjalankan proses pembelajaran secara online kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran secara tatap muka.
Oleh sebab itu, perjalanan setelah lulus pretes setiap guru harus mempersiapkan kembali proses berikutnya yakni pemberkasan. Hal ini ditujukan untuk melihat kesediaan guru yang lulus pretes untuk mengikuti PPG.
Maka yang telah lulus admin ucapkan selamat berjuang kembali untuk belajar dan menjalankan tugas-tugas PPG baik secara online dan secara langsung.
Beberapa persyaratan yang harus dilengkapi setelah lulus pretes adalah.
1. Legalisir ijazah strata 1
2. Legalisir SK PNS oleh Kepala Suku Dinas dan SK Kontrak untuk KKI oleh Kepala Dinas
3. Legalisir SK pembagian tugas mengajar dua tahun terakhir oleh Kepala Sekolah
4. Surat ijin dari Kepala Sekolah
5. Surat sehat dari Rumah Sakit Pemerintah
6. Surat bebas narkoba dari BNN atau Rumah Sakit Pemerintah
7. Surat kelakuan baik atau SKCK dari kepolisian
8. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa berkas tersebut asli dan di tanda tangani di atas materai 6000
Catatan buat temen-temen guru yang sedang mempersiapkan pemberkasan yakni berkas di susun dalam dua rangkap. Berkas yang pertama asli semuanya dan berkas yang kedua fhoto kopy.
Berkas disusun pada map yang sudah diintruksikan oleh pihak dinas, yaitu sebagai berikut.
1. Tingkat SD map warna kuning
2. Tingkat SMP map warna merah
3. Tingkat SMA/SMK map warna biru
Saran admin, sebelum berkas dikumpulkan diperiksa kembali dengan teliti. Jangan sampai nanti harus bolak balik untuk melengkapi kekurangan kembali.
Pengumpulan berkas biasanya hanya diberikan waktu tiga hari. Oleh sebab itu antrian lumayan sangat panjang, karena untuk memeriksa berkas satu orang saja menghabiskan waktu 5 sampai 7 menit.
Surat Edaran Persyaratan Pemberkasan PPG tahap 2 Tahun 2019
Untuk persyaratan berikutnya pada tahap 3 atau 4 dan seterusnya kemungkinan akan sama saja atau jika ada perubahan hanya ada sedikit saja.
Lulus Pretest Program Profesi Guru adalah gerbang awal untuk menjalankan proses pendidikan propesi bagi guru-guru yang sudah mengajar minimal dari tahun 2015. Pada pelaksanaannya, setiap guru akan menjalankan proses pembelajaran secara online kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran secara tatap muka.
Oleh sebab itu, perjalanan setelah lulus pretes setiap guru harus mempersiapkan kembali proses berikutnya yakni pemberkasan. Hal ini ditujukan untuk melihat kesediaan guru yang lulus pretes untuk mengikuti PPG.
Maka yang telah lulus admin ucapkan selamat berjuang kembali untuk belajar dan menjalankan tugas-tugas PPG baik secara online dan secara langsung.
Beberapa persyaratan yang harus dilengkapi setelah lulus pretes adalah.
1. Legalisir ijazah strata 1
2. Legalisir SK PNS oleh Kepala Suku Dinas dan SK Kontrak untuk KKI oleh Kepala Dinas
3. Legalisir SK pembagian tugas mengajar dua tahun terakhir oleh Kepala Sekolah
4. Surat ijin dari Kepala Sekolah
5. Surat sehat dari Rumah Sakit Pemerintah
6. Surat bebas narkoba dari BNN atau Rumah Sakit Pemerintah
7. Surat kelakuan baik atau SKCK dari kepolisian
8. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa berkas tersebut asli dan di tanda tangani di atas materai 6000
Catatan buat temen-temen guru yang sedang mempersiapkan pemberkasan yakni berkas di susun dalam dua rangkap. Berkas yang pertama asli semuanya dan berkas yang kedua fhoto kopy.
Berkas disusun pada map yang sudah diintruksikan oleh pihak dinas, yaitu sebagai berikut.
1. Tingkat SD map warna kuning
2. Tingkat SMP map warna merah
3. Tingkat SMA/SMK map warna biru
Saran admin, sebelum berkas dikumpulkan diperiksa kembali dengan teliti. Jangan sampai nanti harus bolak balik untuk melengkapi kekurangan kembali.
Pengumpulan berkas biasanya hanya diberikan waktu tiga hari. Oleh sebab itu antrian lumayan sangat panjang, karena untuk memeriksa berkas satu orang saja menghabiskan waktu 5 sampai 7 menit.
Thursday, June 20, 2019
Pengumuman Hasil Pretest PPG 2019 Tahap 2 DKI Jakarta
Berikut pengumuman hasil pretest PPG untuk tahun 2019 tahap 2 yang telah yang tesnya dilaksanakan pada bulan Mei 2019.
Bagi sobat semuanya yang sudah lulus admin uncapkan selamat dan bagi sahabat guru yang belum lulus semoga untuk tes berikutnya lulus dan mendapatkan hasil yang diinginkan.
Kelulusan pretest memang menjadikan tujuan bagi kita semua guru yang belum mendapatkan sertifikasi untuk menjadi guru yang profesional dan dibuktikan dengan sertifikat pendidik.
Tentu banyak sobat yang tidak hanya sekali saja yang tes terus lulus, namun tentu ada yang dua kali, tiga kali dan mungkin lebih dari itu.
Kelulusan preetest menjadi tujuan utama yang diharapkan oleh kita semuanya yang sedang melaksanakan ujian meskipun mengerjakan hanya seadanya tanpa melalui proses belajar yang serius.
Berikut ini admin lampirkan peserta - peserta yang lulus pretest tahap 2 tahun 2019. Silahkan di klik saja kalimat di bawah ini yang berwarna biru.
Lulus Pretest PPG 2019 Tahap 2 DKI Jakarta
Sobat - sobat guru bisa jadi yang sudah lulus itu bukan karena cerdas saja, akan tetapi karena memang sudah waktunya lulus hehe....
Program profesi guru menjadi salah satu yang menjadi tugas guru berikutnya bagi semua elemen pendidikan yang memang belum merasakan PPG atau belum mempunyai sertifikat pendidik.
PPG merupakan program yang diinisiasi oleh Kemdikbud yang bertujuan mewujudkan guru yang profesional dan berdedikasi tinggi sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia keseluruhan untuk mencerdasarkan anak-anak bangsa.
Bagi sobat semuanya yang sudah lulus admin uncapkan selamat dan bagi sahabat guru yang belum lulus semoga untuk tes berikutnya lulus dan mendapatkan hasil yang diinginkan.
Kelulusan pretest memang menjadikan tujuan bagi kita semua guru yang belum mendapatkan sertifikasi untuk menjadi guru yang profesional dan dibuktikan dengan sertifikat pendidik.
Tentu banyak sobat yang tidak hanya sekali saja yang tes terus lulus, namun tentu ada yang dua kali, tiga kali dan mungkin lebih dari itu.
Kelulusan preetest menjadi tujuan utama yang diharapkan oleh kita semuanya yang sedang melaksanakan ujian meskipun mengerjakan hanya seadanya tanpa melalui proses belajar yang serius.
Berikut ini admin lampirkan peserta - peserta yang lulus pretest tahap 2 tahun 2019. Silahkan di klik saja kalimat di bawah ini yang berwarna biru.
Lulus Pretest PPG 2019 Tahap 2 DKI Jakarta
Sobat - sobat guru bisa jadi yang sudah lulus itu bukan karena cerdas saja, akan tetapi karena memang sudah waktunya lulus hehe....
Program profesi guru menjadi salah satu yang menjadi tugas guru berikutnya bagi semua elemen pendidikan yang memang belum merasakan PPG atau belum mempunyai sertifikat pendidik.
PPG merupakan program yang diinisiasi oleh Kemdikbud yang bertujuan mewujudkan guru yang profesional dan berdedikasi tinggi sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia keseluruhan untuk mencerdasarkan anak-anak bangsa.
Monday, June 17, 2019
Soal Pretest PPG 2019
Program Profesi Guru atau yang lebih dikenal dengan PPG. PPG yang sebelumnya kita kenal dengan nama PLPG berubah seiring berjalannya waktu. Evaluasi ini berjalan dengan tidak hanya berganti nama, namun berubah pula proses pembelajaran dan pemanggilan pesertanya.
Pada masanya, PLPG hanya berlaku untuk guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan guru tetap yayasan (GTY). Alias tidak berlaku untuk honorer meskipun sudah memiliki nomor identitas pendidik atau yang lebih populer dengan singkatan NUPTK.
Kemudian setelah berenkarnasi jadi PPG. Pesertanya diperuntukkan untuk semua guru, baik PNS, honorer maupun gty, terkecuali guru yang baru beberapa bulan saja diangkat. Meskipun guru tersebut belum memiliki NUPTK, asalkan sudah terdaftar dalam SIM PKB. Ingat sim pkb ya, bukan sim pdi atau golkar hehe..cuanda. Tapi bisa mengikuti PPG dengan syarat harus lulus dulu pretestnya.
Kalo misalnya tidak lulus pretestnya gimana? Ya berarti tidak akan ikut PPG. Ya...meskipun sudah beberapa kali tesnya kalo tidak lulus ya tidak bisa ikut. Pretest PPG pada intinya sama saja soalnya, namun kembali lagi pada quota penerimaan masing daerahnya. Kalo sedikit ya sedikit lagi yang lulusnya, kalo banyak ya berarti kemungkinan lulus pretest akan sangat besar.
Pada PLPG maupun PPG memang banyak perbedaan, namun keduanya sama-sama pada tujuan yang satu. Yakni untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Ingat SERTIFIKAT PENDIDIK bukan sertifikat guru apalagi sertifikat kepala sekolah ehee.
Dengan sertifikat pendidik itulah setiap guru akan mendapatkan banyak sekali keuntungan. Kalo istilah bekennya mungkin sertifikat ini adalah gerbang pintu menuju rumah nan megah dan indah meskipun bentuknya hanya selembar kertas F4 dengan berat 80 gram berwarna putih kepucat-pucattan.
Punya serdik alias sertifikat pendidik berarti guru tersebut akan mendapatkan tunjangan setiap bulannya sesuai dengan gaji pokoknya masing-masing meskipun turunnya tiga bulan atau 6 bulan sekali. Dirapel kali ya istilahnya, jadi gak enak sama tetangga yang nama cucunya si rapel bin michael bin edo hihi... Tidak hanya itu sobat, tanpa serdik sang guru tak bisa naik golongan. Dan yang lebih mengenaskan guru tersebut dicurigai guru palsu yang sedang menyamar untuk merobohkan benteng takesi wkwk...maf becanda.
Ok serius. Selain itu, pada PLPG maupun PPG bertujuan pula untuk menjadikan setiap guru menjadi pribadi yang profesional dalam menjalankan tugasnya dimanapun ia berada dan di tempatkan.
PLPG dilaksanakan dalam waktu yang singkat dengan tatap muka seluruhnya. Sekitar 40 hari, kemudian dilanjutkan dengan ujian tingkat nasional (utn). Berbeda dengan PPG, dilaksanakan dalam dua kegiatan.
Pertama, peserta melaksanakan kuliah during terlebih dahulu yakni melaksanakan tugas dan diskusi secara online selama kurang lebih 2 bulan.
Kedua melaksanakan kuliah tatap muka secara langsung di dalam kelas selama 2 bulan pula, dengan syarat nilai pada pemelajaran duringnya sesuai batas nilai yang telah ditentukan.
Perlu diingat, penilaian during selain aktif dalam diskusi kelas dan ketepatan dalam mengerjakan tugas. Ternyata lamanya waktu dalam membuka webs during PPG menjadi salah satu indikator penilaian juga.
Demikian sekilas mengenai PLPG dan PPG yang dapat saya gambarnya secara umum terkait dengan PPG. Semoga ini menjadi sedikit informasi yang dapat di jadikan acuan ketika ngopi bersama teman-teman guru yang lainnya.
Langsung saja ya..., sebenarnya saya mau share soal-soal pretest PPG yang sayapun tidak tau siapa yang meringkas dan mengetiknya. Pokoknya admin doakan semoga kebaikannya menjadi aliran amal ibadah yang tak terhingga untuknya aamiin....
Berikut saya share soalnya, silahkan sobat semuanya unduh saja tak usah ragu-ragu apalagi lol pot mau mau enggak enggak. Admin dengan senang hati yang paling jero dan kepala yang masih nyut-nyutan merelakan semuanya untukmuh...
1. Rangkuman Soal Pretes PPG Ms Word
2. Rangkuman Soal Pretes PPG PDF
Itu saja yang dapat admin share untuk artikel soal pretest kali ini, semoga kalian lulus dan dapat mengikuti PPG dengan bahagia.
Terimakasih semoga bermanfaat
Wednesday, June 12, 2019
Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD Tahun 2019
Alhmadulillah nilai ujian nasional atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama ujian sekolah berstandar nasional (usbn) merupakan hasil ujian akhir siswa kelas 6 yang selama ini di tunggu - tunggu baik oleh guru, orang tua dan siswa selaku pelaku utama dalam proses pelaksanaan ujiannya.
Pengumuman hasil usbn di umumkan tepat hari ini tanggal 12 Juni 2019 untuk tingkat sekolah dasar. Tentu semarak ketegangan, kebahagiaan, kesedihan bercampur menjadi satu untuk orang tua dan siswa di masing-masing sekolah begitu pula dengan sekolah dasar negeri duri kosambi 06 pagi kecamatan cengkareng kota administrasi jakarta barat.
Dari mulai pagi hari siswa dan orang tua sudah mulai berdatangan hanya untuk menyaksikan pengumuman kelulusan dan melihat hasil nilai ujiannya. Dengan harapan nilai anaknya sesuai dengan harapan yang diinginkan sebelumnya agar dapat masuk kesekolah lanjutan yang diinginkannya. Karena jumlah nilai ujian sekolah dasar akan menjadi acuan masuk sekolah yang unggul di tingkat SMP.
Berikut hasil nilai ujian berstandar nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi tahun 2019 dapat di unduh di sini
Berapapun hasilnya, orang tua dan siswa sudah seharusnya bersyukur karena telah lulus dari sekolah dasar yang merupakan tujuan utama bagi siapapun yang sedang menunggu hasil ujian. Sejatinya nilai merupakan hadiah bagi siapa saja yang telah berjuang dan berusaha belajar untuk lebih baik setiap harinya.
Kelas 6 untuk tahun ini nilai rata-ratanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, nilai rata-rata Bahasa Indonesianya adalah 71,61 dengan predikat Baik (B), Matematika nilai rata-ratanya yaitu 62,88 dengan nilai predikat Cukup (C), dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah 71,67 dengan predikat Baik (B) dengan jumlah nilai 206,16. Untuk mengetahui perbandingannya, silahkan baca artikel di bawah ini.
Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi Tahun 2018
Saya ucapkan selamat bagi siswa dan siswi yang telah lulus 100 % dan untuk selanjutnya selamat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu jenjang selanjutnya akan semakin bertambah sulit, oleh karena itu teruslah belajar dengan tekun agar hasil ujian yang sekarang lebih tinggi lagi pada hasil - hasil ujian berikutnya.
Peringkat Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD Provinsi DKI Jakarta
Pengumuman hasil usbn di umumkan tepat hari ini tanggal 12 Juni 2019 untuk tingkat sekolah dasar. Tentu semarak ketegangan, kebahagiaan, kesedihan bercampur menjadi satu untuk orang tua dan siswa di masing-masing sekolah begitu pula dengan sekolah dasar negeri duri kosambi 06 pagi kecamatan cengkareng kota administrasi jakarta barat.
Dari mulai pagi hari siswa dan orang tua sudah mulai berdatangan hanya untuk menyaksikan pengumuman kelulusan dan melihat hasil nilai ujiannya. Dengan harapan nilai anaknya sesuai dengan harapan yang diinginkan sebelumnya agar dapat masuk kesekolah lanjutan yang diinginkannya. Karena jumlah nilai ujian sekolah dasar akan menjadi acuan masuk sekolah yang unggul di tingkat SMP.
Berikut hasil nilai ujian berstandar nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi tahun 2019 dapat di unduh di sini
Berapapun hasilnya, orang tua dan siswa sudah seharusnya bersyukur karena telah lulus dari sekolah dasar yang merupakan tujuan utama bagi siapapun yang sedang menunggu hasil ujian. Sejatinya nilai merupakan hadiah bagi siapa saja yang telah berjuang dan berusaha belajar untuk lebih baik setiap harinya.
Kelas 6 untuk tahun ini nilai rata-ratanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, nilai rata-rata Bahasa Indonesianya adalah 71,61 dengan predikat Baik (B), Matematika nilai rata-ratanya yaitu 62,88 dengan nilai predikat Cukup (C), dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah 71,67 dengan predikat Baik (B) dengan jumlah nilai 206,16. Untuk mengetahui perbandingannya, silahkan baca artikel di bawah ini.
Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi Tahun 2018
Saya ucapkan selamat bagi siswa dan siswi yang telah lulus 100 % dan untuk selanjutnya selamat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu jenjang selanjutnya akan semakin bertambah sulit, oleh karena itu teruslah belajar dengan tekun agar hasil ujian yang sekarang lebih tinggi lagi pada hasil - hasil ujian berikutnya.
Peringkat Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD Provinsi DKI Jakarta
Monday, June 10, 2019
LEMBAR KERJA MATERI PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR
LEMBAR
KERJA MATERI PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR
KELOMPOK
KOMPETENSI C (PEDAGOGIK)
Nama : Kurliah S.Pd
Kelas : V (Tinggi)
Tempat
Tugas : SDN Duri Kosambi 06
Pagi
Kelompok :
1.
Lengkapilah
lembar kerja berikut dengan mengisi kolom-kolom yang kosong!
Kurikulum 2004
(KBK)
|
Kurikulum 2006
(KTSP)
|
Kurikulum 2013
|
|
Peraturan
Menteri yang mendasari
|
Peraturan
Mendiknas No. 24 Tahun 2006
|
PP
No. 19/2005 Permendiknas No. 22, 23, 24 tahun 2006
|
PP
No. 20, 21, 22, 23 Tahun 2016
|
Karakteristik
standar kelulusan
|
·
Menekankan pada ketercapaian
·
Berorientasi pada hasil
·
Menggunakan metode bervariasi
·
Sumber belajar bukan hanya guru tapi edukatif
·
Penilaian menekankan pada proses
|
·
Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik
secara individual maupun klasikal
·
Berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman
·
Menggunakan metode bervariasi
·
Sumber belajar bukan hanya guru tapi edukatif
·
Penilaian menekankan pada proses
|
·
Sekolah dasar ditempuh selama enam tahun
·
Murid kelas 6 diwajibkan mengikuti ujian nasional
·
Lulus sekolah dasar dapat melanjutkan ke jenjang
SMP (12 th)
|
Karakteristik
standar isi
|
KBK
memuat sejumlah kompetensi yang harus dicapai siswa dan kompetensi tersebut
sebagai standar minimal atau kemampuan dasar
|
Standar
isi dirumuskan berdasarkan tujuan mata pelajaran yang dirinci menjadi standar
kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran
|
Standar
isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi lulusan
melalui kompetansi inti yang bebas mata pelajaran
|
Karakteristik
Penilaian
|
Penilaian
menakankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau
pencapaian suatu kompetensi KBK menempatkan hasil dan proses belajar sebagai
dua sisi
|
Penilaian
otentik yaitu penilaian secara langsung bermakna dalam arti bahwa apa yang
dinilai memang demikian sesungguhnya
|
Penilaian
hasil belajar oleh pendidik dilakukan untuk memantau proses kemajuan belajar
dan perbaikan hasil belajar secara berkesinambungan berdasarkan hasil belajar
peserta didik dapat memperoleh informasi tentang kelemahan dan kekuatan
pembelajaran dan belajar
|
Pendekatan
pembelajaran yang digunakan
|
Dengan
metode yang bervariasi sesuai dengan keberagaman siswa (kelompok edukatif,
keagamaan dan kebermaknaan)
|
Pembelajaran
langsung
· Kontekstual
· Berbasis
masalah
· Kooperatif
|
Pelaksanaan
kurikulum 2013 dilakukan melalui pembelajaran dengan pendekatan tematik
terpadu dari kelas 1 s.d kelas VI tematik terpadu merupakan pendekatan
pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata
pelajaran kedalam berbagai tema
|
Tuntutan
terhadap profesionalisme guru
|
Merencanakan
pembelajaran meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan
kompetensi secara berkelanjutan
|
Mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan mengevaluasi peserta didik
pada pendidikan anak usia dini
|
Sebagai
seorang pendidik yang profesional guru harus melaksanakan penilaian hasil
belajar sebagaimana termaktub dalam UU No. 14 Tahun 2005
|
Apa kesimpulan anda tentang
pengembangan dan pelaksanaan kurikulum ?
Sesuai
dengan perkembangan teknologi yang se,akin berkembang di dunia terutama
tentang kebutuhan ilmu pengetahuan didalam dunia pendidikan khususnya kurikulum
harus terus disempurnakan, akan tetapi didalam penyempurnaannya kita harus
dapat melihat kebutuhan bangsa kita. Kita tertinggal dari negara-negara
tetangga terutama sarana dan prasarana yang mendukung perkembangan kurikulum
yang diterapkan ketersediaan pasilitas dan SDM yang belum terlatih.
|
|||
2. Jelaskan mengenai penerapan
pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu!
Jawab:
Pembelajaran Tematik Terpadu
merupakan suatu penyajian pembelajaran yang menyatukan beberapa mata pelajaran
dengan Tema sebagai pemersatunya. Sementara karakteristik keilmuan dari
setiap materi pelajaran tidaklah sama maka khusus untuk penyajian pembelajaran terpadu
dapat disajikan langkah dalam pendekatan saintifik sebagai berikut:
1. Mengamati
Dalam penyajian pembelajaran, guru
dan peserta didik perlu memahami apa yang hendak dicatat, melalui kegiatan
pengamatan. Mengingat peserta didik masih dalam jenjang Sekolah Dasar, maka
pengamatan akan lebih banyak menggunakan media gambar, alat peraga yang sedapat
mungkin bersifat kontekstual.
2. Menanya
Guru yang efektif seyogyanya mampu
menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap,
keterampilan, dan pengetahuannya. Pada saat guru bertanya, pada saat itu pula
dia membimbing atau memandu peserta didiknya belajar dengan baik. Ketika guru
menjawab pertanyaan peserta didiknya, ketika itu pula dia mendorong asuhannya
itu untuk menjadi penyimak dan pembelajar yang baik. Berbeda dengan penugasan
yang menginginkan tindakan nyata, pertanyaan dimaksudkan untuk memperoleh
tanggapan verbal. Istilah “pertanyaan” tidak selalu dalam bentuk “kalimat
tanya”, melainkan juga dapat dalam bentuk pernyataan, asalkan keduanya
menginginkan tanggapan verbal. Dengan media gambar peserta didik diajak
bertanya jawab kegiatan apa saja yang harus dilakukan peserta didik agar rumah
dan lingkungannya menjadi bersih dan sehat sekaligus membedakan
rumah yang bersih dan yang tidak bersih. (Eksplorasi)
3. Menalar
Apabila dikaitkan dengan contoh yang
disajikan diatas, maka Istilah “menalar” dalam kerangka proses pembelajaran
dengan pendekatan ilmiah yang dianut dalam Kurikulum 2013 adalah untuk
menggambarkan bahwa guru dan peserta didik merupakan pelaku aktif. Titik
tekannya tentu dalam banyak hal dan situasi peserta didik harus lebih aktif
daripada guru. Penalaran adalah proses berfikir yang logis dan sistematis atas
fakta-kata empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa
pengetahuan. Penalaran dimaksud merupakan penalaran ilmiah, meski
penalaran nonilmiah tidak selalu tidak bermanfaat.
Istilah menalar di sini merupakan
padanan dari associating; bukan merupakan terjemanan dari reasonsing, meski
istilah ini juga bermakna menalar atau penalaran. Karena itu, istilah aktivitas
menalar dalam konteks pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan pendekatan ilmiah
banyak merujuk pada teori belajar asosiasi atau pembelajaran asosiatif. Istilah
asosiasi dalam pembelajaran merujuk pada kemamuan mengelompokkan beragam ide
dan mengasosiasikan beragam peristiwa untuk kemudian memasukannya menjadi
penggalan memori. Selama mentransfer peristiwa-peristiwa khusus ke otak,
pengalaman tersimpan dalam referensi dengan peristiwa lain.
Pengalaman-pengalaman yang sudah tersimpan di memori otak berelasi dan
berinteraksi dengan pengalaman sebelumnya yang sudah tersedia. Proses itu
dikenal sebagai asosiasi atau menalar. Dari perspektif psikologi, asosiasi
merujuk pada koneksi antara entitas konseptual atau mental sebagai hasil dari
kesamaan antara pikiran atau kedekatan dalam ruang dan waktu. (Eksplorasi
dan Elaborasi)
Contoh untuk kegiatan menalar ini
bisa dengan gambar-gambar sebagai berikut:
No
|
Gambar
|
Kegiatan
di rumah
|
Kegiatan
di sekolah
|
Kegiatan
di lingkungan masyarakat
|
1.
|
Ö
|
|||
2.
|
||||
3.
|
||||
4.
|
Peserta didik akan mengamati dan
mengerjakan tugas dari guru dengan cara memberikan tanda cek ( √ )
4. Mencoba
Untuk memperoleh hasil belajar yang
nyata atau otentik, peserta didik harus mencoba atau melakukan percobaan,
terutama untuk materi atau substansi yang sesuai. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia,
(Kelas I SD/MI) misalnya, peserta didik harus memahami konsep-konsep IPA yang
ada di dalam Bahasa Indonesia dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
Peserta didik pun harus memiliki keterampilan proses untuk mengembangkan
pengetahuan tentang alam sekitar, serta mampu menggunakan metode ilmiah dan
bersikap ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya
sehari-hari.
Aplikasi metode eksperimen atau
mencoba dimaksudkan untuk mengembangkan berbagai ranah tujuan belajar, yaitu
sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Aktivitas pembelajaran yang nyata untuk
ini adalah: (1) menentukan tema atau topik sesuai dengan kompetensi dasar
menurut tuntutan kurikulum; (2) mempelajari cara-cara penggunaan alat dan bahan
yang tersedia dan harus disediakan; (3) mempelajari dasar teoritis yang relevan
dan hasil-hasil eksperimen sebelumnya; (4) melakukan dan mengamati percobaan;
(5) mencatat fenomena yang terjadi, menganalisis, dan menyajikan data; (6)
menarik simpulan atas hasil percobaan; dan (7) membuat laporan dan
mengkomunikasikan hasil percobaan. (Eksplorasi dan elaborasi) Contoh: Peserta
didik bisa diajak berdiri di tengah lapangan untuk mencoba dan mempraktekkan
apakah bayang-bayang tubuh manusia bisa berjalan?
Dan pada pukul berapa bayang-bayang
manusia menyatu dengan tubuh manusia?
5. Mengolah
Pada tahapan mengolah ini peserta
didik sedapat mungkin dikondisikan belajar secara kolaboratif. Pada
pembelajaran kolaboratif kewenangan guru fungsi guru lebih bersifat direktif
atau manajer belajar, sebaliknya, peserta didiklah yang harus lebih aktif.
Jika pembelajaran kolaboratif diposisikan sebagai satu falsafah peribadi,
maka ia menyentuh tentang identitas peserta didik terutama jika mereka
berhubungan atau berinteraksi dengan yang lain atau guru. Dalam situasi
kolaboratif itu, peserta didik berinteraksi dengan empati, saling menghormati, dan menerima kekurangan atau kelebihan
masing-masing. Dengan cara semacam ini akan tumbuh rasa aman, sehingga
memungkinkan peserta didik menghadapi aneka perubahan dan tuntutan belajar
secara bersama-sama. Peserta didik secara bersama-sama, saling
bekerjasama, saling membantu mengerjakan hasil tugas terkait dengan materi yang
sedang dipelajari (Kegiatan Elaborasi). Hasil tugas dikerjakan bersama
dalam satu kelompok untuk kemudian dipresentasikan atau dilaporkan kepada guru
6. Menyimpulkan
Kegiatan menyimpulkan merupakan
kelanjutan dari kegiatan mengolah, bisa dilakukan bersama-sama dalam satu
kesatuan kelompok, atau bisa juga dengan dikerjakan sendiri setelah mendengarkan
hasil kegiatan mengolah informasi.
7. Menyajikan
Hasil tugas yang telah dikerjakan
bersama-sama secara kolaboratif dapat disajikan dalam bentuk laporan tertulis
dan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan untuk portofolio kelompok dan atau
individu. Yang sebelumnya di konsultasikan terlebih dulu kepada guru. Pada
tahapan ini kendatipun tugas dikerjakan secara berkelompok, tetapi sebaiknya
hasil pencatatan dilakukan oleh masing-masing individu. Sehingga portofolio
yang di basukkan ke dalam file atau Map peserta didik terisi dari hasil
pekerjaannya sendiri secara individu.
8. Mengkomunikasikan
Pada kegiatan akhir diharapkan
peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil pekerjaan yang telah disusun baik
secara bersama-sama dalam kelompok dan atau secara individu dari hasil
kesimpulan yang telah dibuat bersama. Kegiatan mengkomunikasikan ini dapat
diberikan klarifikasi oleh guru agar supaya peserta didik akan mengetahui
secara benar apakah jawaban yang telah dikerjakan sudah benar atau ada yang harus
diperbaiki. Hal ini dapat diarahkan pada kegiatan konfirmasi sebagaimana
pada Standar Proses.
3. Isilah soal berikut yang dalam
bentuk teka-teki dengan jawaban yang tepat!
K
|
O
|
L
|
A
|
B
|
O
|
R
|
A
|
T
|
I
|
F
|
||||||||
U
|
T
|
E
|
||||||||||||||||
R
|
I
|
E
|
R
|
|||||||||||||||
I
|
P
|
P
|
K
|
N
|
P
|
|||||||||||||
K
|
A
|
T
|
E
|
M
|
A
|
T
|
I
|
K
|
||||||||||
U
|
I
|
D
|
P
|
|||||||||||||||
L
|
P
|
J
|
O
|
K
|
U
|
S
|
||||||||||||
U
|
E
|
|||||||||||||||||
M
|
N
|
P
|
MENDATAR
|
|||||||||||||||
D
|
I
|
S
|
C
|
O
|
V
|
E
|
R
|
Y
|
1.
Pembelajaran yang me
|
|||||||||
E
|
R
|
ngandalkan komunika
|
||||||||||||||||
K
|
M
|
si/mengomunikasikan
|
||||||||||||||||
A
|
E
|
5.
Mata pelajaran tentang
|
||||||||||||||||
T
|
S
|
N
|
Pancasila dan kewarga
|
|||||||||||||||
A
|
I
|
negaraan
|
||||||||||||||||
P
|
E
|
N
|
I
|
L
|
A
|
I
|
A
|
N
|
6. Pendekatan pembelaja
|
|||||||||
A
|
di sekolah dasar
|
|||||||||||||||||
B
|
A
|
H
|
A
|
S
|
A
|
8. Pendidikan Jasmani
|
||||||||||||
U
|
Olah raga dan
|
|||||||||||||||||
S
|
||||||||||||||||||
MENURUN
1.
Seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan belajar
2.
Jenis penilaian jika pendekatan
pembelajarannya saintifik
3.
Tematik
4.
Ilmu Pengetahuan Alam
7.
Ilmu yang mempelajari tentang sosial
8.
Salah satunya adalah saintifik dalam
kurikulum 2013
10. Peraturan Menteri
12. Rencana Pembelajaran pada suatu kelompok mata
pelajaran/tema tertentu
Jakarta, Oktober 2016
|
||
Mengetahui,
|
||
Pengawas
TK/SD
(Nama)
NIP.
|
Kepala
Sekolah
SDN
Duri Kosambi 06 Pagi
Hj.
Inayah, M.Pd.I
NIP.
196409021984032007
|
LEMBAR
KERJA KARAKTERISTIK MATA PELAJARAN DI SEKOLAH DASAR
KELOMPOK
KOMPETENSI I (PEDAGOGIK)
Petunjuk
:
Berilah tanda cek (Ö) pada kolom untuk karakteristik
sesuai dengan pengamatan di sekolah masing-masing!
Mata
Pelajaran : Matematika
Nama : Kurliah S.Pd
Kelas : V (Tinggi)
Tempat Tugas : SDN Duri Kosambi 06 Pagi
No
|
Karakteristik
|
Dilakukan
|
Keterangan
|
|
Ya
|
Tidak
|
|||
1
|
Mata
Pelajaran
|
Ö
|
||
2
|
Peserta
Didik
|
Ö
|
||
3
|
Metode
Pembelajaran
|
Ö
|
||
4
|
Media
Pembelajaran
|
Ö
|
||
5
|
Materi
Pelajaran
|
Ö
|
||
6
|
Pemahaman
materi
|
Ö
|
||
7
|
Penyelesaian
Soal
|
Ö
|
||
8
|
Kolaboratif
|
Ö
|
||
9
|
Keaktifan
|
Ö
|
||
10
|
Sumber
belajar
|
Ö
|
||
Jakarta, Oktober 2016
|
||
Mengetahui,
|
||
Pengawas
TK/SD
(Nama)
NIP.
|
Kepala
Sekolah
SDN
Duri Kosambi 06 Pagi
Hj.
Inayah, M.Pd.I
NIP.
196409021984032007
|
LEMBAR
KERJA PEMANFAATAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN DI SD
KELOMPOK
KOMPETENSI I (PEDAGOGIK)
Mata
Pelajaran : Matematika
Nama : Kurliah S.Pd
Kelas : V (Tinggi)
Tempat Tugas : SDN Duri Kosambi 06 Pagi
A.
Tuliskan nama aplikasi dengan lambang
berikut!

Word
/ Microsoft Word

Exel /
Microsoft Exel
Power
Point
B. Isilah
tabel berikut !
No
|
Simbol
|
Nama
Icon
|
Fungsi
Icon
|
1
|
![]() |
Orientation
|
Untuk
menentukan bentuk atau posisi kertas baik potrait maupun landscape
|
2
|
![]() |
Table
|
Untuk
membuat data berupa tabel
|
3
|
Picture
|
Untuk
memilih gambar yang dibutuhkan pada data
|
|
4
|
![]() |
Shapes
|
Untuk
memilih gambar yang berbentuk bangun datar dan sejenisnya
|
5
|
![]() |
Paragraf
|
Untuk
menentukan bais, baik rata kiri, rata kanan, rata keseluruhan maupun rata
tengah
|
6
|
![]() |
Undo
|
Untuk
mengembalikan data yang telah ditinggalkan sebelumnya
|
Jakarta, Oktober 2016
|
||
Mengetahui,
|
||
Pengawas
TK/SD
(Nama)
NIP.
|
Kepala
Sekolah
SDN
Duri Kosambi 06 Pagi
Hj.
Inayah, M.Pd.I
NIP.
196409021984032007
|
LK.5
TENTANG KARAKTERISTIK DAN ANALISIS
1.
Dalam menentukan tema dapat
dilakukan dengan dua cara yakni:
a.
Mempelajari standar kompetensi
dan kompetensi dasar yang terdapat dalam masing-masing mata pelajaran,
dilanjutkan dengan menentukan tema yang sesuai.
b.
Menetapkan terlebih dahulu
tema-tema pengikat keterpaduan, untuk menentukan tema tersebut, guru dapat
bekerjasama dengan peserta didik sehingga sesuai dengan minat dan kebutuhan
anak. Guru dan siswa dapat bersama-sama memilih dan mengembangkan tema dengan
memperhatikan keterkaitannya dengan isi mata pelajaran.
2.
Tema untuk pembelajaran tematik
dapat berasal dari beberapa sumber, di antaranya adalah :
a.
Isu-isu
b.
Masalah-masalah
c.
Peristiwa/Event-event khusus
d.
Minat siswa
e.
Literatur
3.
Standar Kompetensi Lulusan
4.
Indikator Pembelajaran
5.
Pernyataan?
6.
Elemen-elemen yang termasuk
pada ranah keterampilan mencakup elemen proses, elemen abstrak, dan elemen
konkret.
a.
Elemen Proses terdiri dari
keterampilan mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menalar, dan
mencipta.
b.
Elemen abstrak terdiri dari
keterampilan membaca, menulis, menghitung, menggambar, mengarang.
c.
Elemen konkret terdiri dari
keterampilan menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, membuat, mencipta.
7.
Kompetensi Dasar
8.
Dalam mengembangkan indikator
perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a.
Indikator
dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
b.
Indikator
dikembangkan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.
c.
Setiap
KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indicator
d.
Keseluruhan
indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang
digunakan dalam SK dan KD. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal
KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan
kebutuhan peserta didik.
e.
Indikator
yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi.
f.
Rumusan
indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan
materi pembelajaran.
g.
Indikator
harus dapat mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata
kerja operasional yang sesuai.
h.
Rumusan
indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup
ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotorik.
9.
Pengembangan indikator mempertimbangkan
karakteristik mata pelajaran karena indikator menjadi acuan dalam penilaian.
Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik tertentu yang membedakan dari mata
pelajaran lainnya. Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting dalam
mengembangkan indikator. Karakteristik mata pelajaran bahasa yang terdiri dari
aspek mendengar, membaca, berbicara dan menulis sangat berbeda dengan mata
pelajaran matematika yang dominan pada aspek analisis logis. Guru harus
melakukan kajian mendalam mengenai karakteristik mata pelajaran sebagai acuan
mengembangkan indikator. Karakteristik mata pelajaran dapat dikaji pada dokumen
standar isi mengenai tujuan, ruang lingkup dan SK serta KD masing-masing mata
pelajaran.
10. kompetensi
dasar merupakan bagian dari struktur keilmuan mata pelajaran yang merupakan
karakteristik masing-masing mata pelajaran tersebut. Struktur keilmuan suatu
mata pelajaran menyangkut dimensi
standar kompetensi, kompetensi dasar, dan materi pokok mata pelajaran tersebut.
Karakteristik suatu mata pelajaran perlu diidentifikasi dalam rangka
pengembangan silabus berbasis kompetensi dari mata pelajaran tersebut. Hasil
identifikasi karakteristik mata pelajaran tersebut bermanfaat sebagai acuan
dalam mengembangkan silabus dan rencana
pembelajaran.
Subscribe to:
Comments (Atom)
Artikel Terkait
Kumpulan administrasi kelas SD / MI Kelas 1 - 6 tahun pelajaran 2019/2020
s 1, kelas 2, ompetasar, KTSP, Kurikulum 2013. Salam Pendidikan Sahabat guru yang berbahagia, pada artikel kali in...
- Yan Firmansyah
- Guru Sekolah Dasar sejak Tahun 2015 di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta









