Sunday, June 30, 2019

VIDEO PEMBELAJARAN SD KURIKULUM 2013



VIDEO PEMBELAJARAN SD DI YOUTUBE

1. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku & Teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=qKCl8Yw4-H4

2. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku&teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=0FBiM5y6b0o&list=PLJ-VnbQvXt7nmzaZUNCjyFF6t4lL4N6GM

3. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Kegiatanku Kegiatan Sore Hari: https://www.youtube.com/watch?v=1dojClaUEmg

4. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Selalu Berhemat Energi Macam macam Energi P 02: https://www.youtube.com/watch?v=6vZb9mfXcSI

5. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Pahlawanku Sikap Kepahlawanan: https://www.youtube.com/watch?v=u-hkR78YogU

6. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Berbagai Pekerjaan Jenis jenis Pekerjaan: https://www.youtube.com/watch?v=gPWDgHIgYno

7. Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 1 Indahnya Kebersamaan: https://www.youtube.com/watch?v=_XVV8Rlgs4M

8. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Kegemaranku- Gemar Bernyanyi: https://www.youtube.com/watch?v=fwCkKYdhEBc

9. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Aku&teman Baru: https://www.youtube.com/watch?v=0FBiM5y6b0o

10. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 4 Berbagai Pekerjaan Pekerjaan Di Sekitarku: https://www.youtube.com/watch?v=0Rr-CcOCdyE

11. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Keluargaku Anggota Keluargaku: https://www.youtube.com/watch?v=R7VOMFANAVM

12. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013-Kelas 1 Kegemaranku Gemar Berohlahraga: https://www.youtube.com/watch?v=8QKkCypAzSw

13. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD - Kelas 1 Keluargaku Kebersamaan Dalam Keluarga: https://www.youtube.com/watch?v=gIuXd0UKevM

14. Video Model Pembelajaran Kurikulum 2013 SD-Kelas 1 Diriku Merawat Tubuhku: https://www.youtube.com/watch?v=-4bqVP60tN4

Baca Juga:

Kurikulum SD

Administrasi Lengkap Kurikulum 2013 

Kumpulan Perangkat Pembelajaran SD, SMP, dan SMA

Kumpulan Administrasi Kelas 6 SD Kurikulum 2013

Kumpulan Administrasi Kelas 4 SD Kurikulum 2013

Kumpulan Administrasi Kelas 1 - 6 Kurikulum 2013

Video Pembelajaran SD Kurikulum 2013

Kumpulan Aplikasi Raport Kurikulum 2013

Thursday, June 27, 2019

Keterampilan Membaca Menggunakan Metode Observasi, Inkuiri, dan Diskoveri


Metode            : Metode yang digunakan adalah observasi, inkuiri, dan diskoveri
Media              : Media yang dipakai wacana dan lembar evaluasi

Contoh Wacana:

Jam Tangan Pengukur Tensi

Penemuan baru berteknologi tinggi telah dikembangkan oleh sebuah perusahaan alat kedokteran di Singapura. Perusahaan tersebut berhasil menciptakan jam tangan yang bisa mendeteksi tekanan darah tanpa menimbulkan nyeri maupun rasa tak nyaman.

Menurut Health STATS International, sebuah sensor kecil diletakkan di sisi bawah jam tangan tersebut. Apabila arloji dilingkarkan di pergelangan tangan, sensor tersebut letaknya tepat di atas arteri (pembuluh darah nadi). Lalu, sensor tersebut akan mencatat pulsasi arteri dan mengubahnya dalam bentuk data yang bisa dibaca.

Berbagai data bisa tercatat dari sensor itu. “Mulai ukuran tekanan darah dan polanya, rata-rata tekanan arteri, pola pulsasi dan detak jantung,” ungkap dr. Ting Choon Meng, penemu jam tangan berteknologi canggih itu. Informasi yang dikumpulkan tersebut bisa digunakan sebagai indikasi adanya suatu penyakit. Seperti, kemungkinan stroke atau perlunya memeriksakan kondisi jantung lebih lanjut.
 (Sumber: Jawa Pos, 24 Januari 2005, dengan pengubahan)

Evaluasi          :
1)        Sebelum Anda membaca, amati judul, jumlah paragraf, nama atau kata kunci, dan sumber wacana . tuliskan hasil baca sekilas Anda di tempat yang tersedia.
a)        Judul wacana: Jam Tangan Pengukur Tensi
b)        Jumlah paragraf: Tiga paragraf
c)         Nama dan kata kunci: Teknologi sensor
d)        Sumber wacana: Jawa Pos, 24 Januari 2005, dengan pengubahan

2)        Baca secara cepat, kemudian rumuskan pertanyaan tentang isi wacana dengan kata tanya apa, untuk apa, mengapa, dan bagaimana?
a)        Apa judul wacana diatas?
b)        Untuk apa sensor kecil diletakan di sisi bawah jam tangan tersebut?
c)         Mengapa sensor diletakan tepat diatas arteri?.
d)        Bagaimana cara kerja jam berteknologi canggih itu?

3)        Baca dalam hati wacana di atas. Kemudian jawab pertanyaan berikut ini. Komunikasikan jawaban Anda dalam kelompok.
a)        Paragraf pertama mengungkapkan : Tentang penemuan baru teknologi tinggi yang telah dikembangkan oleh perusahaan alat kedokteran di Singapura.
b)        Paragraf kedua mengungkapkan : Sebuah sensor kecil yang diletakan dibawah jam tangan.

4)        Sebutkan dua perbedaan yang Anda temukan dari kedua paragraf di atas?
a)        Paragraf pertama tentang penemuan baru teknologi tinggi yang telah di kembangkan perusahaan alat kedokteran di Singapura
b)        paragraf kedua tentang sensor kecil yang diletakan dibawah arloji dan fungsi sensor tersebut sebagai pencatat pulsasi arteri.

5)        Tuliskan isi ringkas wacana di atas dengan kalimat Anda !
Penemuan baru berteknologi tinggi telah dikembangkan oleh sebuah perusahaan alat kedokteran di Singapura. Menurut Health STATS International, sebuah sensor kecil diletakkan di sisi bawah jam tangan tersebut. Apabila arloji dilingkarkan di pergelangan tangan, sensor tersebut letaknya tepat di atas arteri (pembuluh darah nadi). Berbagai data bisa tercatat dari sensor itu. “Mulai ukuran tekanan darah dan polanya, rata-rata tekanan arteri, pola pulsasi dan detak jantung,” ungkap dr. Ting Choon Meng, penemu jam tangan berteknologi canggih itu.

6)        Tuliskan kata-kata yang mendapat imbuhan me-kan, di-kan, me-, pe-, ber-!
Me-kan
di-kan
Me-
Pe-
Ber-
1Menciptakan
Dikembangkan
Mendeteksi
Penemu
Berteknologi
2Menimbulkan
Diletakan
Mencatat
Penyakit
Berbagi
3Menemukan
Dilampirkan
Membaca
Pembuluh
Berhasil
4Memeriksakan
Digunakan
Mengubah
Pergelaran
Berbagai

7)           Buat kalimat dengan kata temuan Anda 1 ambil satu kata saja dari imbuhan yang ada!
Penemuan baru berteknologi tinggi telah dikembangkan sebuah alat kedokteran di Singapura,alat yang didapatkan yaitu berupa jam tangan yang dapat mendeteksi tekanan darah tanpa menyebabkan nyeri maupun rasa tak nyaman.

8)     Pilih satu wacana yang menarik perhatian Anda. Kemudian buat ringkasan atau ikhtisarnya. Sampaikan hasilnya di kelas. Teman Anda boleh memberi penilaian berdasarkan tabel di bawah ini.

No
Nama
Vokal
Ekspresi
Gerak tubuh
Penguasan Materi
1
James
80
75
82
85
2
Teguh
78
80
75
78
3
Selviana
80
80
80
85
4
Rina
80
78
78
80
5
Karmila
80
75
78
80


Wednesday, June 26, 2019

Surat Edaran Persyaratan Pemberkasan PPG Tahap 2 Tahun 2019

Berikut ini surat edaran keputusan hasil pretes PPG tahap 2 untuk provinsi DKI Jakarta. Beberapa persyaratan sepertinya sama dengan pada pemberkasan PPG sebelumnya namun perbedaannya pada ceklis datanya saja.

Surat Edaran Persyaratan Pemberkasan PPG tahap 2 Tahun 2019

Untuk persyaratan berikutnya pada tahap 3 atau 4 dan seterusnya kemungkinan akan sama saja atau jika ada perubahan hanya ada sedikit saja.

Lulus Pretest Program Profesi Guru adalah gerbang awal untuk menjalankan proses pendidikan propesi bagi guru-guru yang sudah mengajar minimal dari tahun 2015. Pada pelaksanaannya, setiap guru akan menjalankan proses pembelajaran secara online kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran secara tatap muka.

Oleh sebab itu, perjalanan setelah lulus pretes setiap guru harus mempersiapkan kembali proses berikutnya yakni pemberkasan. Hal ini ditujukan untuk melihat kesediaan guru yang lulus pretes untuk mengikuti PPG.

Maka yang telah lulus admin ucapkan selamat berjuang kembali untuk belajar dan menjalankan tugas-tugas PPG baik secara online dan secara langsung.

Beberapa persyaratan yang harus dilengkapi setelah lulus pretes adalah.
1. Legalisir ijazah strata 1
2. Legalisir SK PNS oleh Kepala Suku Dinas dan SK Kontrak untuk KKI oleh Kepala Dinas
3. Legalisir SK pembagian tugas mengajar dua tahun terakhir oleh Kepala Sekolah
4. Surat ijin dari Kepala Sekolah
5. Surat sehat dari Rumah Sakit Pemerintah
6. Surat bebas narkoba dari BNN atau Rumah Sakit Pemerintah
7. Surat kelakuan baik atau SKCK dari kepolisian
8. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa berkas tersebut asli dan di tanda tangani di atas materai 6000

Catatan buat temen-temen guru yang sedang mempersiapkan pemberkasan yakni berkas di susun dalam dua rangkap. Berkas yang pertama asli semuanya dan berkas yang kedua fhoto kopy.

Berkas disusun pada map yang sudah diintruksikan oleh pihak dinas, yaitu sebagai berikut.
1. Tingkat SD map warna kuning
2. Tingkat SMP map warna merah
3. Tingkat SMA/SMK map warna biru

Saran admin, sebelum berkas dikumpulkan diperiksa kembali dengan teliti. Jangan sampai nanti harus bolak balik untuk melengkapi kekurangan kembali.

Pengumpulan berkas biasanya hanya diberikan waktu tiga hari. Oleh sebab itu antrian lumayan sangat panjang, karena untuk memeriksa berkas satu orang saja menghabiskan waktu 5 sampai 7 menit.


Thursday, June 20, 2019

Pengumuman Hasil Pretest PPG 2019 Tahap 2 DKI Jakarta

Berikut pengumuman hasil pretest PPG untuk tahun 2019 tahap 2 yang telah yang tesnya dilaksanakan pada bulan Mei 2019.

Bagi sobat semuanya yang sudah lulus admin uncapkan selamat dan bagi sahabat guru yang belum lulus semoga untuk tes berikutnya lulus dan mendapatkan hasil yang diinginkan.

Kelulusan pretest memang menjadikan tujuan bagi kita semua guru yang belum mendapatkan sertifikasi untuk menjadi guru yang profesional dan dibuktikan dengan sertifikat pendidik.

Tentu banyak sobat yang tidak hanya sekali saja yang tes terus lulus, namun tentu ada yang dua kali, tiga kali dan mungkin lebih dari itu.

Kelulusan preetest menjadi tujuan utama yang diharapkan oleh kita semuanya yang sedang melaksanakan ujian meskipun mengerjakan hanya seadanya tanpa melalui proses belajar yang serius.

Berikut ini admin lampirkan peserta - peserta yang lulus pretest tahap 2 tahun 2019. Silahkan di klik saja kalimat di bawah ini yang berwarna biru.

Lulus Pretest PPG 2019 Tahap 2 DKI Jakarta



Sobat - sobat guru bisa jadi yang sudah lulus itu bukan karena cerdas saja, akan tetapi karena memang sudah waktunya lulus hehe....

Program profesi guru menjadi salah satu yang menjadi tugas guru berikutnya bagi semua elemen pendidikan yang memang belum merasakan PPG atau belum mempunyai sertifikat pendidik.

PPG merupakan program yang diinisiasi oleh Kemdikbud yang bertujuan mewujudkan guru yang profesional dan berdedikasi tinggi sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia keseluruhan untuk mencerdasarkan anak-anak bangsa.

Monday, June 17, 2019

Soal Pretest PPG 2019


Program Profesi Guru atau yang lebih dikenal dengan PPG. PPG yang sebelumnya kita kenal dengan nama PLPG berubah seiring berjalannya waktu. Evaluasi ini berjalan dengan tidak hanya berganti nama, namun berubah pula proses pembelajaran dan pemanggilan pesertanya.

Pada masanya, PLPG hanya berlaku untuk guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan guru tetap yayasan (GTY). Alias tidak berlaku untuk honorer meskipun sudah memiliki nomor identitas pendidik atau yang lebih populer dengan singkatan NUPTK.

Kemudian setelah berenkarnasi jadi PPG. Pesertanya diperuntukkan untuk semua guru, baik PNS, honorer maupun gty, terkecuali guru yang baru beberapa bulan saja diangkat. Meskipun guru tersebut belum memiliki NUPTK, asalkan sudah terdaftar dalam SIM PKB. Ingat sim pkb ya, bukan sim pdi atau golkar hehe..cuanda. Tapi bisa mengikuti PPG dengan syarat harus lulus dulu pretestnya.

Kalo misalnya tidak lulus pretestnya gimana? Ya berarti tidak akan ikut PPG. Ya...meskipun sudah beberapa kali tesnya kalo tidak lulus ya tidak bisa ikut. Pretest PPG pada intinya sama saja soalnya, namun kembali lagi pada quota penerimaan masing daerahnya. Kalo sedikit ya sedikit lagi yang lulusnya, kalo banyak ya berarti kemungkinan lulus pretest akan sangat besar.

Pada PLPG maupun PPG memang banyak perbedaan, namun keduanya sama-sama pada tujuan yang satu. Yakni untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Ingat SERTIFIKAT PENDIDIK bukan sertifikat guru apalagi sertifikat kepala sekolah ehee.

Dengan sertifikat pendidik itulah setiap guru akan mendapatkan banyak sekali keuntungan. Kalo istilah bekennya mungkin sertifikat ini adalah gerbang pintu menuju rumah nan megah dan indah meskipun bentuknya hanya selembar kertas F4 dengan berat 80 gram berwarna putih kepucat-pucattan.

Punya serdik alias sertifikat pendidik berarti guru tersebut akan mendapatkan tunjangan setiap bulannya sesuai dengan gaji pokoknya masing-masing meskipun turunnya tiga bulan atau 6 bulan sekali. Dirapel kali ya istilahnya, jadi gak enak sama tetangga yang nama cucunya si rapel bin michael bin edo hihi... Tidak hanya itu sobat, tanpa serdik sang guru tak bisa naik golongan. Dan yang lebih mengenaskan guru tersebut dicurigai guru palsu yang sedang menyamar untuk merobohkan benteng takesi wkwk...maf becanda.

Ok serius. Selain itu, pada PLPG maupun PPG bertujuan pula untuk menjadikan setiap guru menjadi pribadi yang profesional dalam menjalankan tugasnya dimanapun ia berada dan di tempatkan.

PLPG dilaksanakan dalam waktu yang singkat dengan tatap muka seluruhnya. Sekitar 40 hari, kemudian dilanjutkan dengan ujian tingkat nasional (utn). Berbeda dengan PPG, dilaksanakan dalam dua kegiatan.

Pertama, peserta melaksanakan kuliah during terlebih dahulu yakni melaksanakan tugas dan diskusi secara online selama kurang lebih 2 bulan.

Kedua melaksanakan kuliah tatap muka secara langsung di dalam kelas selama 2 bulan pula, dengan syarat nilai pada pemelajaran duringnya sesuai batas nilai yang telah ditentukan.

Perlu diingat, penilaian during selain aktif dalam diskusi kelas dan ketepatan dalam mengerjakan tugas. Ternyata lamanya waktu dalam membuka webs during PPG menjadi salah satu indikator penilaian juga.

Demikian sekilas mengenai PLPG dan PPG yang dapat saya gambarnya secara umum terkait dengan PPG. Semoga ini menjadi sedikit informasi yang dapat di jadikan acuan ketika ngopi bersama teman-teman guru yang lainnya.

Langsung saja ya..., sebenarnya saya mau share soal-soal pretest PPG yang sayapun tidak tau siapa yang meringkas dan mengetiknya. Pokoknya admin doakan semoga kebaikannya menjadi aliran amal ibadah yang tak terhingga untuknya aamiin....

Berikut saya share soalnya, silahkan sobat semuanya unduh saja tak usah ragu-ragu apalagi lol pot mau mau enggak enggak. Admin dengan senang hati yang paling jero dan kepala yang masih nyut-nyutan merelakan semuanya untukmuh...

1. Rangkuman Soal Pretes PPG Ms Word

2. Rangkuman Soal Pretes PPG PDF

Itu saja yang dapat admin share untuk artikel soal pretest kali ini, semoga kalian lulus dan dapat mengikuti PPG dengan bahagia.

Terimakasih semoga bermanfaat

Wednesday, June 12, 2019

Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD Tahun 2019


Alhmadulillah nilai ujian nasional atau yang sekarang lebih dikenal dengan nama ujian sekolah berstandar nasional (usbn) merupakan hasil ujian akhir siswa kelas 6 yang selama ini di tunggu - tunggu baik oleh guru, orang tua dan siswa selaku pelaku utama dalam proses pelaksanaan ujiannya.

Pengumuman hasil usbn di umumkan tepat hari ini tanggal 12 Juni 2019 untuk tingkat sekolah dasar. Tentu semarak ketegangan, kebahagiaan, kesedihan bercampur menjadi satu untuk orang tua dan siswa di masing-masing sekolah begitu pula dengan sekolah dasar negeri duri kosambi 06 pagi kecamatan cengkareng kota administrasi jakarta barat.

Dari mulai pagi hari siswa dan orang tua sudah mulai berdatangan hanya untuk menyaksikan pengumuman kelulusan dan melihat hasil nilai ujiannya. Dengan harapan nilai anaknya sesuai dengan harapan yang diinginkan sebelumnya agar dapat masuk kesekolah lanjutan yang diinginkannya. Karena jumlah nilai ujian sekolah dasar akan menjadi acuan masuk sekolah yang unggul di tingkat SMP.

Berikut hasil nilai ujian berstandar nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi tahun 2019 dapat di unduh di sini

Berapapun hasilnya, orang tua dan siswa sudah seharusnya bersyukur karena telah lulus dari sekolah dasar yang merupakan tujuan utama bagi siapapun yang sedang menunggu hasil ujian. Sejatinya nilai merupakan hadiah bagi siapa saja yang telah berjuang dan berusaha belajar untuk lebih baik setiap harinya.

Kelas 6 untuk tahun ini nilai rata-ratanya lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, nilai rata-rata Bahasa Indonesianya adalah 71,61 dengan predikat Baik (B), Matematika nilai rata-ratanya yaitu 62,88 dengan nilai predikat Cukup (C), dan Ilmu Pengetahuan Alam adalah 71,67 dengan predikat Baik (B) dengan jumlah nilai 206,16. Untuk mengetahui perbandingannya, silahkan baca artikel di bawah ini.

Hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SDN Duri Kosambi 06 Pagi Tahun 2018

Saya ucapkan selamat bagi siswa dan siswi yang telah lulus 100 % dan untuk selanjutnya selamat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu jenjang selanjutnya akan semakin bertambah sulit, oleh karena itu teruslah belajar dengan tekun agar hasil ujian yang sekarang lebih tinggi lagi pada hasil - hasil ujian berikutnya.

Peringkat Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD Provinsi DKI Jakarta

Monday, June 10, 2019

LEMBAR KERJA MATERI PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR


LEMBAR KERJA MATERI PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR
KELOMPOK KOMPETENSI C (PEDAGOGIK)

Nama                           : Kurliah S.Pd
Kelas                           : V (Tinggi)
Tempat Tugas              : SDN Duri Kosambi 06 Pagi
Kelompok                   :

1.      Lengkapilah lembar kerja berikut dengan mengisi kolom-kolom yang kosong!

Kurikulum 2004 (KBK)
Kurikulum 2006 (KTSP)
Kurikulum 2013
Peraturan Menteri yang mendasari
Peraturan Mendiknas No. 24 Tahun 2006
PP No. 19/2005 Permendiknas No. 22, 23, 24 tahun 2006
PP No. 20, 21, 22, 23 Tahun 2016
Karakteristik standar kelulusan
·         Menekankan pada ketercapaian
·         Berorientasi pada hasil
·         Menggunakan metode bervariasi
·         Sumber belajar bukan hanya guru tapi edukatif
·         Penilaian menekankan pada proses
·         Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal
·         Berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman
·         Menggunakan metode bervariasi
·         Sumber belajar bukan hanya guru tapi edukatif
·         Penilaian menekankan pada proses
·         Sekolah dasar ditempuh selama enam tahun
·         Murid kelas 6 diwajibkan mengikuti ujian nasional
·         Lulus sekolah dasar dapat melanjutkan ke jenjang SMP (12 th)

Karakteristik standar isi
KBK memuat sejumlah kompetensi yang harus dicapai siswa dan kompetensi tersebut sebagai standar minimal atau kemampuan dasar
Standar isi dirumuskan berdasarkan tujuan mata pelajaran yang dirinci menjadi standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran
Standar isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi lulusan melalui kompetansi inti yang bebas mata pelajaran
Karakteristik Penilaian
Penilaian menakankan pada proses dan hasil belajar dalam upaya penguasaan atau pencapaian suatu kompetensi KBK menempatkan hasil dan proses belajar sebagai dua sisi
Penilaian otentik yaitu penilaian secara langsung bermakna dalam arti bahwa apa yang dinilai memang demikian sesungguhnya
Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan untuk memantau proses kemajuan belajar dan perbaikan hasil belajar secara berkesinambungan berdasarkan hasil belajar peserta didik dapat memperoleh informasi tentang kelemahan dan kekuatan pembelajaran dan belajar
Pendekatan pembelajaran yang digunakan
Dengan metode yang bervariasi sesuai dengan keberagaman siswa (kelompok edukatif, keagamaan dan kebermaknaan)
Pembelajaran langsung
·      Kontekstual
·      Berbasis masalah
·      Kooperatif
Pelaksanaan kurikulum 2013 dilakukan melalui pembelajaran dengan pendekatan tematik terpadu dari kelas 1 s.d kelas VI tematik terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran kedalam berbagai tema
Tuntutan terhadap profesionalisme guru
Merencanakan pembelajaran meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan
Mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini
Sebagai seorang pendidik yang profesional guru harus melaksanakan penilaian hasil belajar sebagaimana termaktub dalam UU No. 14 Tahun 2005

Apa kesimpulan anda tentang pengembangan dan pelaksanaan kurikulum ?

Sesuai dengan perkembangan teknologi yang se,akin berkembang di dunia terutama tentang kebutuhan ilmu pengetahuan didalam dunia pendidikan khususnya kurikulum harus terus disempurnakan, akan tetapi didalam penyempurnaannya kita harus dapat melihat kebutuhan bangsa kita. Kita tertinggal dari negara-negara tetangga terutama sarana dan prasarana yang mendukung perkembangan kurikulum yang diterapkan ketersediaan pasilitas dan SDM yang belum terlatih.

2.      Jelaskan mengenai penerapan pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu!
Jawab:
Pembelajaran Tematik Terpadu merupakan suatu penyajian pembelajaran yang menyatukan beberapa mata pelajaran dengan Tema sebagai pemersatunya. Sementara karakteristik  keilmuan dari setiap materi pelajaran tidaklah sama maka khusus untuk penyajian pembelajaran terpadu dapat disajikan langkah dalam pendekatan saintifik sebagai berikut:

1.    Mengamati
Dalam penyajian pembelajaran, guru dan peserta didik perlu memahami apa yang hendak dicatat, melalui kegiatan pengamatan. Mengingat peserta didik masih dalam jenjang Sekolah Dasar, maka pengamatan akan lebih banyak menggunakan media gambar, alat peraga yang sedapat mungkin bersifat kontekstual. 

2.    Menanya
Guru yang efektif seyogyanya mampu menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuannya. Pada saat guru bertanya, pada saat itu pula dia membimbing atau memandu peserta didiknya belajar dengan baik. Ketika guru menjawab pertanyaan peserta didiknya, ketika itu pula dia mendorong asuhannya itu untuk menjadi penyimak dan pembelajar yang baik. Berbeda dengan penugasan yang menginginkan tindakan nyata, pertanyaan dimaksudkan untuk memperoleh tanggapan verbal. Istilah “pertanyaan” tidak selalu dalam bentuk “kalimat tanya”, melainkan juga dapat dalam bentuk pernyataan, asalkan keduanya menginginkan tanggapan verbal.  Dengan media gambar peserta didik diajak bertanya jawab kegiatan apa saja yang harus dilakukan peserta didik agar rumah dan lingkungannya menjadi  bersih dan sehat  sekaligus membedakan rumah yang bersih dan yang tidak bersih. (Eksplorasi)

3.    Menalar
Apabila dikaitkan dengan contoh yang disajikan diatas, maka Istilah “menalar” dalam kerangka proses pembelajaran dengan pendekatan ilmiah yang dianut dalam Kurikulum 2013 adalah untuk menggambarkan bahwa guru dan peserta didik merupakan pelaku aktif. Titik tekannya tentu dalam banyak hal dan situasi peserta didik harus lebih aktif daripada guru. Penalaran adalah proses berfikir yang logis dan sistematis atas fakta-kata empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan.  Penalaran dimaksud merupakan penalaran ilmiah, meski penalaran nonilmiah tidak selalu tidak bermanfaat.
Istilah menalar di sini merupakan padanan dari associating; bukan merupakan terjemanan dari reasonsing, meski istilah ini juga bermakna menalar atau penalaran. Karena itu, istilah aktivitas menalar dalam konteks pembelajaran pada Kurikulum 2013 dengan pendekatan ilmiah banyak merujuk pada teori belajar asosiasi atau pembelajaran asosiatif. Istilah asosiasi dalam pembelajaran merujuk pada kemamuan mengelompokkan beragam ide dan mengasosiasikan beragam peristiwa untuk kemudian memasukannya menjadi penggalan memori. Selama mentransfer peristiwa-peristiwa khusus ke otak, pengalaman tersimpan dalam referensi dengan peristiwa lain. Pengalaman-pengalaman yang sudah tersimpan di memori otak berelasi dan berinteraksi dengan pengalaman sebelumnya yang sudah tersedia. Proses itu dikenal sebagai asosiasi atau menalar. Dari perspektif psikologi, asosiasi merujuk pada koneksi antara entitas konseptual atau mental sebagai hasil dari kesamaan  antara pikiran atau kedekatan dalam ruang dan waktu. (Eksplorasi dan Elaborasi)

Contoh untuk kegiatan menalar ini bisa dengan gambar-gambar sebagai berikut:
No
Gambar
Kegiatan
di rumah
Kegiatan
di sekolah
Kegiatan
di lingkungan masyarakat
1.



Ö


2.







3.






4.






Peserta didik akan mengamati dan mengerjakan tugas dari guru dengan cara memberikan tanda cek ( √ )

4.    Mencoba
Untuk memperoleh hasil belajar yang nyata atau otentik, peserta didik harus mencoba atau melakukan percobaan, terutama untuk materi atau substansi yang sesuai. Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, (Kelas I SD/MI) misalnya, peserta didik harus memahami konsep-konsep IPA yang ada di dalam Bahasa Indonesia dan kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Peserta didik pun harus memiliki keterampilan proses untuk mengembangkan pengetahuan tentang alam sekitar, serta mampu menggunakan metode ilmiah dan bersikap ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya sehari-hari. 
Aplikasi metode eksperimen atau mencoba dimaksudkan untuk mengembangkan berbagai ranah tujuan belajar, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Aktivitas pembelajaran yang nyata untuk ini adalah: (1) menentukan tema atau topik sesuai dengan kompetensi dasar menurut tuntutan kurikulum; (2) mempelajari cara-cara penggunaan alat dan bahan yang tersedia dan harus disediakan; (3) mempelajari dasar teoritis yang relevan dan hasil-hasil eksperimen sebelumnya; (4) melakukan dan mengamati percobaan; (5) mencatat fenomena yang terjadi, menganalisis, dan menyajikan data; (6) menarik simpulan atas hasil percobaan; dan (7) membuat laporan dan mengkomunikasikan hasil percobaan. (Eksplorasi dan elaborasi) Contoh: Peserta didik bisa diajak berdiri di tengah lapangan untuk mencoba dan mempraktekkan apakah bayang-bayang tubuh manusia bisa berjalan?
Dan pada pukul berapa bayang-bayang manusia menyatu dengan tubuh manusia?

5.    Mengolah
Pada tahapan mengolah ini peserta didik  sedapat mungkin dikondisikan belajar secara kolaboratif. Pada pembelajaran kolaboratif kewenangan guru fungsi guru lebih bersifat direktif atau manajer belajar, sebaliknya, peserta didiklah yang harus lebih aktif. Jika  pembelajaran kolaboratif diposisikan sebagai satu falsafah peribadi, maka ia menyentuh tentang identitas peserta didik terutama jika mereka berhubungan atau berinteraksi dengan yang lain atau guru. Dalam situasi kolaboratif itu, peserta didik berinteraksi dengan empati, saling menghormati, dan menerima kekurangan atau kelebihan masing-masing. Dengan cara semacam ini akan tumbuh rasa aman, sehingga memungkinkan peserta didik menghadapi aneka perubahan dan tuntutan belajar secara bersama-sama.  Peserta didik secara bersama-sama, saling bekerjasama, saling membantu mengerjakan hasil tugas terkait dengan materi yang sedang dipelajari (Kegiatan Elaborasi). Hasil tugas  dikerjakan bersama dalam satu kelompok untuk kemudian dipresentasikan atau dilaporkan kepada guru

6.    Menyimpulkan
Kegiatan menyimpulkan merupakan kelanjutan dari kegiatan  mengolah, bisa dilakukan bersama-sama dalam satu kesatuan kelompok, atau bisa juga dengan dikerjakan sendiri setelah mendengarkan hasil kegiatan mengolah informasi. 

7.    Menyajikan
Hasil tugas yang telah dikerjakan bersama-sama secara kolaboratif dapat disajikan dalam bentuk laporan tertulis dan dapat dijadikan sebagai salah satu bahan untuk portofolio kelompok dan atau individu. Yang sebelumnya di konsultasikan terlebih dulu kepada guru. Pada tahapan ini kendatipun tugas dikerjakan secara berkelompok, tetapi sebaiknya hasil pencatatan dilakukan oleh masing-masing individu. Sehingga portofolio yang di basukkan ke dalam file atau Map peserta didik terisi dari hasil pekerjaannya sendiri secara  individu.

8.    Mengkomunikasikan
Pada kegiatan akhir diharapkan peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil pekerjaan yang telah disusun baik secara bersama-sama dalam kelompok dan atau secara individu dari hasil kesimpulan yang telah dibuat bersama. Kegiatan mengkomunikasikan ini dapat diberikan klarifikasi oleh guru agar supaya peserta didik akan mengetahui secara benar apakah jawaban yang telah dikerjakan sudah benar atau ada yang harus diperbaiki.  Hal ini dapat diarahkan pada kegiatan konfirmasi sebagaimana pada Standar Proses.

3.      Isilah soal berikut yang dalam bentuk teka-teki dengan jawaban yang tepat!
K
O
L
A
B
O
R
A
T
I
F








U




T


E










R

I


E


R










I

P
P
K
N


P










K

A


T
E
M
A
T
I
K







U




I


D

P








L

P
J
O
K


U

S








U

E
















M

N





P



MENDATAR


D
I
S
C
O
V
E
R
Y

1.   Pembelajaran yang me


E





R



     ngandalkan komunika


K





M



    si/mengomunikasikan


A





E



5.   Mata pelajaran tentang


T

S



N



     Pancasila dan kewarga


A

I







     negaraan
P
E
N
I
L
A
I
A
N



6.  Pendekatan pembelaja




A







     di sekolah dasar




B
A
H
A
S
A


8.  Pendidikan Jasmani




U







     Olah raga dan




S














MENURUN
1.      Seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan belajar
2.      Jenis penilaian jika pendekatan pembelajarannya saintifik
3.      Tematik
4.      Ilmu Pengetahuan Alam
7.      Ilmu yang mempelajari tentang sosial
8.      Salah satunya adalah saintifik dalam kurikulum 2013
10.  Peraturan Menteri
12.  Rencana Pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu




Jakarta,   Oktober 2016


Mengetahui,

Pengawas TK/SD




(Nama)
NIP.

Kepala Sekolah
SDN Duri Kosambi 06 Pagi



Hj. Inayah, M.Pd.I
NIP. 196409021984032007


LEMBAR KERJA KARAKTERISTIK MATA PELAJARAN DI SEKOLAH DASAR

KELOMPOK KOMPETENSI I (PEDAGOGIK)

Petunjuk :
Berilah tanda cek (Ö) pada kolom untuk karakteristik sesuai dengan pengamatan di sekolah masing-masing!

Mata Pelajaran            : Matematika
Nama                           : Kurliah S.Pd
Kelas                           : V (Tinggi)
Tempat Tugas              : SDN Duri Kosambi 06 Pagi
No
Karakteristik
Dilakukan
Keterangan
Ya
Tidak
1
Mata Pelajaran
Ö


2
Peserta Didik
Ö


3
Metode Pembelajaran
Ö


4
Media Pembelajaran
Ö


5
Materi Pelajaran
Ö


6
Pemahaman materi
Ö


7
Penyelesaian Soal
Ö


8
Kolaboratif

Ö

9
Keaktifan
Ö


10
Sumber belajar

Ö






Jakarta,   Oktober 2016


Mengetahui,

Pengawas TK/SD




(Nama)
NIP.

Kepala Sekolah
SDN Duri Kosambi 06 Pagi



Hj. Inayah, M.Pd.I
NIP. 196409021984032007





LEMBAR KERJA PEMANFAATAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN DI SD

KELOMPOK KOMPETENSI I (PEDAGOGIK)

Mata Pelajaran            : Matematika
Nama                           : Kurliah S.Pd
Kelas                           : V (Tinggi)
Tempat Tugas              : SDN Duri Kosambi 06 Pagi
A.  Tuliskan nama aplikasi dengan lambang berikut!

Word / Microsoft Word


                                    Exel / Microsoft Exel
                                   


                                    Power Point
B.  Isilah tabel berikut !
No
Simbol
Nama Icon
Fungsi Icon
1
Orientation
Untuk menentukan bentuk atau posisi kertas baik potrait maupun landscape
2
Table
Untuk membuat data berupa tabel
3
Picture
Untuk memilih gambar yang dibutuhkan pada data
4
Shapes
Untuk memilih gambar yang berbentuk bangun datar dan sejenisnya
5
Paragraf
Untuk menentukan bais, baik rata kiri, rata kanan, rata keseluruhan maupun rata tengah
6
Undo
Untuk mengembalikan data yang telah ditinggalkan sebelumnya



Jakarta,   Oktober 2016


Mengetahui,

Pengawas TK/SD




(Nama)
NIP.

Kepala Sekolah
SDN Duri Kosambi 06 Pagi



Hj. Inayah, M.Pd.I
NIP. 196409021984032007




LK.5 TENTANG KARAKTERISTIK DAN ANALISIS
1.        Dalam menentukan tema dapat dilakukan dengan dua cara yakni:
a.     Mempelajari standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam masing-masing mata pelajaran, dilanjutkan dengan menentukan tema yang sesuai.
b.    Menetapkan terlebih dahulu tema-tema pengikat keterpaduan, untuk menentukan tema tersebut, guru dapat bekerjasama dengan peserta didik sehingga sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Guru dan siswa dapat bersama-sama memilih dan mengembangkan tema dengan memperhatikan keterkaitannya dengan isi mata pelajaran.
2.        Tema untuk pembelajaran tematik dapat berasal dari beberapa sumber, di  antaranya adalah :
a.       Isu-isu
b.      Masalah-masalah
c.       Peristiwa/Event-event khusus
d.      Minat siswa
e.       Literatur
3.        Standar Kompetensi Lulusan
4.        Indikator Pembelajaran
5.        Pernyataan?
6.        Elemen-elemen yang termasuk pada ranah keterampilan mencakup elemen proses, elemen abstrak, dan elemen konkret.
a.       Elemen Proses terdiri dari keterampilan mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menalar, dan mencipta.
b.      Elemen abstrak terdiri dari keterampilan membaca, menulis, menghitung, menggambar, mengarang.
c.       Elemen konkret terdiri dari keterampilan menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, membuat, mencipta.
7.        Kompetensi Dasar
8.        Dalam mengembangkan indikator perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a.     Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
b.     Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.
c.      Setiap KD dikembangkan sekurang-kurangnya menjadi tiga indicator
d.     Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK dan KD. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik.
e.      Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi.
f.      Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan materi pembelajaran.
g.      Indikator harus dapat mengakomodir karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata kerja operasional yang sesuai.
h.     Rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotorik.
9.        Pengembangan indikator mempertimbangkan karakteristik mata pelajaran karena indikator menjadi acuan dalam penilaian. Setiap mata pelajaran memiliki karakteristik tertentu yang membedakan dari mata pelajaran lainnya. Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting dalam mengembangkan indikator. Karakteristik mata pelajaran bahasa yang terdiri dari aspek mendengar, membaca, berbicara dan menulis sangat berbeda dengan mata pelajaran matematika yang dominan pada aspek analisis logis. Guru harus melakukan kajian mendalam mengenai karakteristik mata pelajaran sebagai acuan mengembangkan indikator. Karakteristik mata pelajaran dapat dikaji pada dokumen standar isi mengenai tujuan, ruang lingkup dan SK serta KD masing-masing mata pelajaran.
10.    kompetensi dasar merupakan bagian dari struktur keilmuan mata pelajaran yang merupakan karakteristik masing-masing mata pelajaran tersebut. Struktur keilmuan suatu mata pelajaran menyangkut  dimensi standar kompetensi, kompetensi dasar, dan materi pokok mata pelajaran tersebut. Karakteristik suatu mata pelajaran perlu diidentifikasi dalam rangka pengembangan silabus berbasis kompetensi dari mata pelajaran tersebut. Hasil identifikasi karakteristik mata pelajaran tersebut bermanfaat sebagai acuan dalam mengembangkan silabus  dan rencana pembelajaran.

Artikel Terkait

Kumpulan administrasi kelas SD / MI Kelas 1 - 6 tahun pelajaran 2019/2020

s 1, kelas 2, ompetasar, KTSP, Kurikulum 2013. Salam Pendidikan Sahabat guru yang berbahagia,  pada artikel kali in...

My photo
Guru Sekolah Dasar sejak Tahun 2015 di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta