cpns 2019, soal cpns, kumpulan soal cpns, soal SKD, soal SKB, daftar cpns, trik menyelesaikan soal tes cpns, soal TIU

Tips dan Trik Menyelesaikan SoalPenalaran Numerik - Kali ini aku mau bahas cara mengerjakan soal kemampuan
numerik yang berupa soal aljabar maupun soal deret.
Sudah pernahkah yu lihat contoh soal semacam ini?
8, 20, 32, 44, 56, …
atau
D, D, A,
D, D, B, ...?
pada soal diatas termasuk contoh
soal penalaran numerik yakni soal baris dan deret. Soal baris dan deret yang
keluar pada soal penalaran numerik tersebut banyak sekali ragamnya. Trik untuk
mengerjakan soal semacam ini, yu harus menemukan polanya lebih dulu.
1. Barisan Bertingkat
Pada soal ini, bisa dikatakan soal yang paling gampang menjawabnya. Kunci untuk mencari perbedaan setiap barisannya adalah
dengan mencari tahu polanya.
Contoh.
7, 18, 29, 40, 51,…
contoh soal deret tersebut sudah
kelihatan bahwa a = +11, jadi jawabannya sudah pasti 62.
Selain itu, ada juga deret angka
yang pola tiap loncatannya berbeda dari satu angka ke angka berikutnya.
Namun bedanya tidak akan terlalu jelimet, misalnya pola angka keliapatan 2 (+2, +4, +6, .....) atau rentang hitungan deret angka yang sama (+10 ) dan lainnya.
Namun bedanya tidak akan terlalu jelimet, misalnya pola angka keliapatan 2 (+2, +4, +6, .....) atau rentang hitungan deret angka yang sama (+10 ) dan lainnya.
Kuncinya mengerti pola, kalo sudah
begitu mengerjakan soal seperti ini akan terselesaikan dalam hitungan detik.
Contoh :
1, 5, 11, 19, 29,…
beda barisan ini adalah +4, +6, +8,
+10. Dari sini sudah ketahuan polanya, so sudah bisa diketahui bahwa angka
berikutnya harus ditambahkan 12, maka hasilnya adalah 41.
2. Barisan Fibonacci
Soal ini ialah barisan yang nilai
tiap sukunya ialah jumlah dari dua suku sebelumnya. Suku yang pertama dan kedua
ialah nilai awal untuk barisan Fibonacci tersebut.
Contoh : 2, 5, 7, 12,…
Jawab :
2+5 = 7
5+7 = 12
7+12 = 19
Jadi angka berikutnya untuk barisan
tersebut adalah 19.
3. Barisan Larik
Nah pada barisan larik ini lumayan
agak rumit dan membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk mencari polanya. Yah
kalo ketemu soal semacam ini, berharap saja semoga hanya ada dua larik saja
dalam satu baris soalnya.
Kalo kebetulan ketemu lebih dari
dua, ya tidak apa sih, cuman lumayan mesti benar-benar mencari polanya yang pas
aja. Karna terkadang ditemukan yang polanya jelimet.
Nah kalo polanya udah jelimet terus
ada tiga larik, waktu yang diperlukan otomatis lebih lama.
Terkadang kita gak dapat memilah
bahwa soal ini termasuk soal barisan larik. Terus gimana dong cara mengetahui
kalo itu soal barisan larik.
Begini:
“Kalo dalam satu barisan ada dua
angka yang sama, kemungkinan besar itulah soal barisan larik.”
Contoh:
6, 6, 11, 12, 16, 18
Langkah pertama pisahin dulu
lariknya
6,…,11,…,16,… (a = +5)
…,6,…,12,…18 (kelipatan 6)
nah udah ketahuan dari pola
tersebut kalau lanjutan barisannya adalah 21, 24.
Catatan:
“Ada juga soal barisan larik yang
tidak punya dua angka sama dalam satu barisan.”
Kuncinya ya lagi-lagi harus cari
polanya lebih dulu.
Contoh :
8, 4, 4, 6, 2
Jawabannya:
8,…,4,…,2 (a = :2)
…,4,…,6,… (a = +2)
Kelanjutan barisannya adalah 8, 1.
Ingat:
“Larik yang ada harus diisi
selang-seling.”
kalo jawabannya yu isi 1, 8, tamat
deh udah
4. Barisan Suka-Suka
Kadang ditemukan barisan yang
perbedaannya gak jelas. Tapi pas kita liat polanya pasti langsung ketahuan
jawabannya. Kebanyakan barisan yang kayak gini pake huruf.
Contoh 1 :
D, D, A, D, D, B, .....
Pada contoh tersebut polanya
mengulang huruf D dua kali kemudian jeda satu huruf abjad yang berurutan.
Jawabannya:
D, D, C, D, D, D, dst.
Contoh 2:
R, Q, O, P, N, M, K, L, J, I.
Jawabannya:
Pola seperti ini lumayan ruwet.
Jadi kalo yu pelajari sebetulnya
ini soal dengan urutan abjad kebalik dengan dua abjad dibalik selang dua abjad.
I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R
--> R, Q, O, P, N, M, K, L, J, I, G, H
Jadi lanjutan barisan tersebut
adalah G, H.
Soal yang seperti ini adalah soal
odong-odong bukan? Soal yang bikin pala jadi pening.
Latihan Soal!
1. 1, 3, 9, 21, 63, …, ....
a. 92, 106
b. 189, 440
c. 92, 567
d. 189, 567
2. A, B, B, C, C, D, ....,
....
a. C, D
b. D, D
c. D, E
d. E, E
3. 7, 9, …, 19, 27, 37
a. 11
b. 13
c. 15
d. 10
4. S, O, R, M, O, R
a. G
b. J
c. I
d. L
5. E, S, O, S, Y, …
a. V
b. W
c. S
d. Y
Sebenarnya mengerjakan soal
penalaran numerik sangat menarik, apabila kita udah mampu mengetahui pola dari
barisan yang ada.
Kunci agar mampu cepat mengerjakan
soal seperti gini hanya satu yakni “Banyak latihan”.
Yups, semakin banyak latihan akan
semakin mudah memahami pola soal numerik, pun semakin paham polanya maka semakin
cepat pula mengerjakan soalnya, hingga waktu yang yu habiskan cuman sedikit
saja.
Asal tau aja, setiap TES apapun,
jangka waktunya terbatas. So kalo yu menghadapi soal yang sulit akan cepat
terselesaikan dengan cepat jika polanya sudah yu temukan.

No comments:
Post a Comment